12 Ogos 2009

H1N1 BALA ALLAH

Oleh : newsforwarder®™

Lapan lagi dilaporkan meninggal dunia akibat influenza A (H1N1), menjadikan jumlahnya meningkatkan kepada 26 orang.

Menteri Kesihatan, Datuk Seri Liow Tiong Lai berkata kematian tersebut dilaporkan antara 3 Ogos hingga hari ini.

Menurutnya, ada kematian tersebut yang hanya dikesan selepas dilakukan bedah siasat.

Wabak ini adalah bala dari Allah akibat perbuatan keji yang dilakukan secara terang-terangan oleh manusia.
Hadis Nabi Muhammad S.A.W bermaksud " Sekiranya berlaku suatu perbuatan keji (faahshah) di suatu tempat atau negeri, yang dilakukan secara terang-terangan, maka Allah akan mencampakkan penyakit itu secara meluas yang kaum-kaum sebelum mereka tidak pernah mengenali penyakit itu" hadis riwayah Ibnu Majah dan Al Bazzaz.
Firman Allah dalam Surah al-Ahqaaf ayat 27 yang bermaksud ".....dan sesungguhnya kami balakan negeri-negeri sekitar kamu dan kami tinggalkan kesan-kesannya sebagai bukti yang jelas kebesaran kami supaya kamu segera kembali bertaubat kepada kami".
Firman Allah dalam surah al-An'am ayat 42-45 , "seandainya apabila turunnya bala kami ke atas mereka lalu segera mereka melutut kepada kami, bergunalah kami. Akan tetapi, malangnya hati mereka sangat keras kerana sentiasa ditipu oleh syaitan dengan menggambarkan seolah-olah mereka sudah begitu baik. Maka apabila mereka lupa apa yang diperingatkan itu, Allah beri kesempatan kepada mereka untuk bergembira seketika dengan nikmat yang melimpah ruah lalu tiba-tiba kami turunkan secara mengejut bencana kami, maka mereka menerima kesengseraan yang berpanjangan. Demikian balasan Allah kepada orang-orang zalim dan segala puji bagi Allah Tuhan sekelian Alam.

Hadis Rasulullah S.A.W, Ummu Salamah R.A berkata "Aku mendengar Rasulullah bersabda apabila kemaksiatan dilakukan berterang-terangan di kalangan umat manusia maka Allah akan menurunkan bala besar ke atas mereka secara menyeluruh" Kemudian aku bertanya lagi "Ya Rasulullah, apakah ketika itu tiada umatmu yang baik?" Rasulullah menjawab; "Ya memang ada". "Aku bertanya lagi "Apa terjadi dengan mereka?" Rasulullah menjawab " mereka juga akan terkena apa yang manusia kena. Kalau mereka mati ketika itu Allah akan meredhai mereka" Hadis riwayat Ah-mad bin Hambal (Hadis Sahih).

Kepemimpinan Dan Keteladanan

By: Prof. Dr. Achmad Mubarok MA

Al-Quran mengabadikan dalam banyak ayat-ayatnya sejumlah nama tokoh/pemimpin masyarakat dari ummat-ummat terdahulu, bukan saja pemimpin-pemimpin pahlawan perjuangan kebenaran dan keadilan seperti para nabi dan rasul, tetapi juga diabadikan nama tokoh-tokoh pemimpin kezaliman (ketidakbenaran dan ketidakadilan) seperti Firaun, Haman, Qorun, Namruz dan lain sebagainya. Kita semua ummat zaman akhir ini diajak berfikir dan mengambil pelajaran dari sejarah masa lalu itu, di antaranya betapa perilaku yang berubah dalam diri para pemimpin (dari komitmen idealisme ke penyelewengan) berujung pada merajalelanya kezaliman dan penindasan (ketidakbenaran dan ketidakadilan) , dan akhirnya menyeret mereka bersama-sama dengan ummatnya ke dalam suatu perubahan total dimana rakyat ditelan oleh krisis, yang disadari atau tidak mereka para pemimpin telah menjadi faktor penyebabnya.

Al-Qur’an kemudian menjelaskan bahwa hal yang demikian yakni kehidupan jaya yang mereka nikmati berubah menjadi derita— terjadi disebabkan perubahan yang mereka lakukan atas sikap hidup dan perilakunya yang berujung pada kezaliman dan penindasan (Dzalika bi anna Allah lam yaku mughayyiran ni‘matan ’an‘amaha ‘ala qaumin hatta yughayyiru ma bi anfusihim, al-Anfal ayat 53).

Dengan merujuk petunjuk Al-Quran tersebut di atas, dapat kita lihat betapa faktor peran pemuka masyarakat menjadi penting dalam suatu perubahan yang terjadi atas sesuatu masyarakat dari suatu kondisi positif beralih ke kondisi negatif. Oleh karena itu, upaya penanggulangan krisis moral yang disadari menjadi pangkal krisis-krisis lainnya yang sedang melanda bangsa dan negara kita dewasa ini, haruslah bertitik tolak dari reformasi moral kepemimpinan. Upaya ini harus dimulai dari pembersihan niat, perilaku dan moralitas pemimpin-pemimpin masyarakat/pemegang kendali di sektor-sektor kehidupan masyarakat (ulama dan umara).

Mereka diharapkan mampu mengembangkan dalam kehidupan pribadinya masing-masing, pola hidup BERSIH, SEDERHANA, dan MENGABDI. Yang lebih penting lagi bagi ulama dan umara adalah upaya menjadikan dirinya (kehidupan pribadinya) suatu keteladanan dan pencerminan yang meyakinkan bahwa penerapan pola kehidupan yang Bersih, Sederhana dan Mengabdi yang merupakan wujud nyata dari moralitas luhur (Akhlak Mulia) itu dilaksanakan dengan sungguh-sungguh. Dengan demikian, maka masyarakat akan percaya kepada pemuka atau pemimpinnya. Pola hidup BSM (Bersih, Sederhana dan Mengabdi) itu yang perlu dimasyarakatkan dengan kepeloporan para ulama dan umara hingga menjadi moral ekonomi, moral politik dan moral hukum, dan terus diupayakan pengembangannnya di sektor-sektor kehidupan lainnya sehingga pada saatnya menjadi Akhlak Bangsa dan Moral Nasional sebagai landasan Pembangunan Nasional. Umara (Para Pemuka Pemerintahan dan Pemuka-Pemuka lainnya) perlu berupaya menciptakan suatu iklim yang kondusif bagi pemasyarakatan dan penyebarluasan pesan-pesan moral (yang terutama ditangani para ulama). Juga dipandang perlu, ulama dan umara secara bersama-sama menyatakan perang terhadap kejahatan dalam suatu kampanye antikejahatan, yang membina terus-menerus upaya menegakkan kedaulatan moral menjadi bagian dari kedaulatan rakyat. Insya Allah taufiq dan ma‘unah-Nya akan senantiasa menyertai bangsa Indonesia.

Sebagai makhluk sosial budaya, menusia mengenal lembaga kepemimpinan, termasuk ketika menjalankan ritual ibadah. Dalam bahasa Arab, pemimpin disebut dengan istilah imam, amir, za`im, ra’is, dan qa’id, tetapi istilah imam dipergunakan untuk menyebut kepemimpinan secara umum, termasuk dalam ritual ibadah. Dalam menjalankan salat jamaah kaum muslimin juga dipimpin oleh seorang imam. Laiknya kepemimpinan dalam masyarakat, dalam salat jamaah juga dikenal kriteria-kriteria (a) siapa yang layak menjadi imam salat, (b) apa etika seorang imam, (c) apa kewajiban makmum, dan (d) hak-hak makmum. Secara fiqhiyyah, siapa saja dengan syarat-syarat tertentu bisa menjadi imam salat, tetapi pada hakekatnya, karena salat merupakan amal ibadah dimana manusia menghadap, melapor dan berdialog dengan Tuhan Yang Maha Agung, maka hanya orang-orang tertentu yang layak menjadi imam salat jamaah.

Imam Ghazali dalam Ihya Ulum ad Din, kitab fiqh, menyebut enam kriteria persyaratan etis seorang imam. (1) Mempunyai kredibilitas moral dan senioritas keilmuan agama; Bermakmum kepada orang yang dikenal rendah kredibilitasnya akan membuat makmum tidak dapat tuma’ninah (2) Tidak boleh rangkap jabatan, sebagai muazzin dan imam sekaligus, (3) Sang imam sendiri harus terbiasa disiplin salat awal waktu setiap harinya, (4) Imam harus ikhlas menjalankan amanah Allah, (5) Sebelum bertakbir harus meyakinkan dirinya bahwa barisan makmum di belakangnya telah berbaris rapih, dan (6) Bertakbir dengan suara lantang serta membaca Al-Qur’an dengan fasih.

Salat berjamaah melambangkan sistem kepemimpinan dalam masyarakat, oleh karena itu, karena seorang imam akan menjadi panutan yang diikuti secara patuh oleh makmum di belakangnya, maka seorang imam harus mengerti aspirasi makmum di belakangnya. Seorang imam salat berjamaah tidak boleh beruku’ atau sujud berlama-lama, karena belum tentu semua makmum di belakangnya sanggup melakukannya. Ia juga tidak boleh membaca ayat Qur’an terlalu panjang sekiranya ia tahu bahwa jamaah di belakangnya sedang berpacu dengan berbagai urusan pekerjaan. Imam juga harus memberi peluang makmum menggenapi kekurangannya, yakni diam sejenak sebelum membaca ayat Qur’an, memberi kesempatan makmum yang belum sempurna membaca Fatihah. Laiknya sistem kepemimpinan, makmum harus patuh total mengikuti gerak imam yang sudah dipilih secara syah, tidak boleh pula mendahului gerakan imam, tetapi jika imam melakukan kekeliruan, makmum diberi hak untuk mengingatkan, yakni dengan mengucapkan kalimat Subhanallah. Sebagai imbangan dari keharusan makmum mematuhi imam, seorang imam secara sportif langsung harus mengundurkan diri jika di tengah-tengah salat ia terkena hadas, buang angin misalnya, karena buang angin membatalkan wudu, dan batalnya wudu membuat salatnya tidak sah.

Jabatan Imam salat sangat tinggi kedudukannya dalam agama, melebihi jabatan muazzin. Tetapi profesi imam bukan bersifat duniawi, oleh karena itu banyak orang justru merasa tidak layak menjadi imam salat jamaah. Para sahabat dulu juga tidak berebutan untuk menjadi imam, sebaliknya justru saling dorong-mendorong yang lain. Seorang imam salat yang ideal adalah imam yang bisa meneladani perilaku Rasulullah dan sahabat model Abu Bakar dan Umar bin Khattab. Imam salat adalah teladan bagi makmum, karena semua gerakan imam akan diikuti oleh makmum di belakangnya. Karena itu Imam Ghazali membuat bab tentang imam dengan judul (al-bab fi al imamah wa al qudwah) Bab tentang keimaman dan keteladanan di dalam buku karya utamanya Ihya’.

Sumber, http://mubarok- institute. blogspot. com

Wassalam,
Agussyafii

BERHATI-HATI..PENGEMIS JALANAN PAKAI MERCEDEZ BENZ..

Oleh : Zailina Mahmud

berhati2 ketika bagi sedekah..






So kepada sesiapa yang terserempak dengan gentlemen nih,korang langgar jer bg betul2 cacat..




Selagi UMNO Masih Memerintah, Selagi ISA Itu Tidak Akan Dimansuhkan!

Oleh : http://gomalaysian.blogspot.com/

Tahun yang lalu, wartawan SinChew Daily, Tan dan Exco Selangor Teresa Kok telah ditahan dibawah Akta ISA merupaka contoh yang baik kepada kenyataan diatas.

Sekarang, YB Nazri secara terang-terang mencabar Rakyat bahawa selagi Barisan Nasional berada di kerusi Kerajaan selagi ISA itu tidak dimansuhkah, ini bermakna, sekiranya Rakyat mahukan kebebasan yang sebenar, mengundi Pakatan Rakyat merupakan cara yang paling berkesan untuk memastikan Akta itu dimansuhkan.

去年《星洲日报》记者陈云清和雪州高级行政议员郭素沁被政府引用内安法令逮捕是很好的无辜例子。

所以,当首相署部长纳兹里已经把话说清楚时,人民也要想清楚,就是只有把国阵政府拉倒,人民才能在这片土地上享有真正的自由!

Selagi UMNO Masih Memerintah, Selagi ISA Itu Tidak Akan Dimansuhkan

Pada hari Sabtu yang lalu, Perhimpunan Mansuhkan ISA telah berjaya dianjurkan dan seperti yang dijangka, ia mendapat tentangan yang hebat daripada pihak polis dengan menggunakan bom penyedih mata dan "water canon", ada yang dilaporkan dikasari ketika mereka berdemontrasi. Namun begitu, masih mempunyai lebih 20,000 warga Malaysia telah hadir untuk menyuarakan hasrat mereka kepada mereka yang memerintah, semangat ini patut dikagumi.

Sebaliknya, parti-parti komponen dalam Barisan Nasional yang kononnya membantah penggunaan ISA itu gagal menghadirkan diri ketika perhimpunan tersebut berlangsung, ada yang mengatakan budaya berdemotrasi itu bukan cara yang baik untuk menyampai mesej kepada kerajaan. Parti Gerakan Rakyat Malaysia - GERAKAN, yang merupakan salah satu parti komponen dalam Barisan Nasional yang ingin menarik perhatian media telah menghantarkan satu memorandum mereka sehari sebelum Perhimpunan ini diadakan, tapi mereka telah dimalukan diri sendiri kerana pihak istana tidak mahu menerima memorandum mereka kerana tidak membuat sebarang permintaan untuk penyerahan. Tokoh-tokoh dalam MCA pula dimalukan oleh pemimpin-pemimpin UMNO dalam hal untuk mengubal Akta ISA ini.

MalaysiaKini (8 Januari) melaporkan timbalan pengerusi MCA iaitu Liow Tiong Lai pernah menyuarakan Akta tersebut perlu digubal, Perdana Menteri kita, Najib turut menyatakan hasratnya yang sama dalam penggubalan Akta tersebut.

Akan tetapi, Menteri dalam Pejabat Perdana Menteri, Datuk Seri Nazri secara terang-terangan "menampar" Liow Tiong Lai kerana beliau mengatakan selagi Barisan Nasional masih memerintah, selagi ISA tidak akan dimansuhkan.

Hal ini memberikan gambaran yang jelas bahawa MCA tidak mampu untuk mengubah UMNO, dan UMNO tidak pernah mendengar suara dari kepimpinan MCA. Seperti selama ini, MCA masih patuh kepada arahan UMNO dan keadaan ini tidak pernah berubah.

Kenapa "Raja Kenyataan MCA - Lee Wei Kiat" dan "Ratu Kenyataan MCA - Chew Mei Fun" sehingga kini tidak pernah membantah kenyataan Nazri tersebut? walaupun Pengerusi MCA, Ong Tee Keat pernah menyatakan ISA itu perlu digubal?

Untuk menarik perhatian umum, Setiausaha Pemuda MCA, Chai Kim Sen telah mengeluarkan kenyataan beliau untuk mengutuk tindakan Gerakan Mansuhkan ISA (GMI) yang mengadakan demontrasi di Kuala Lumpur sehingga mewujudkan keadaan huru hara di sini, tapi adakah beliau tidak tahu atau sengaja tidak mahu tahu mengenai fakta sebenar iaitu siapa yang menjadikan Kuala Lumpur mengalami kesesakan lalu lintas yang teruk dalam masa 2 hari sebelum perhimpunan itu diadakan.

UMNO yang tidak mahu mempedulikan suara parti komponen mereka, terpaksalah Rakyat berdemontrasi untuk memberitahu mereka hasrat Rakyat untuk memansuhkan ISA.

Sehari sebelum perhimpunan tersebut dianjurkan, para pemimpin kerajaan mengatakan perhimpunan tersebut mempunyai kepentigan politik disebaliknya, tetapi apa yang tidak boleh kita lupa ialah Kerajaan sering kali menggunakan Akta tersebut untuk menahan tokoh dari pembangkang. Adakah kerajaan akan memberitahu Rakyat bahawa tindakan mereka yang penggunaan ISA untuk menahan tokoh pembangkang itu tidak mempunyai kepentingan politik disebaliknya? Rakyat sekarang tidak mudah ditipu lagi.

Tahun yang lalu, wartawan SinChew Daily, Tan dan Exco Selangor Teresa Kok telah ditahan dibawah Akta ISA merupaka contoh yang baik kepada kenyataan diatas.

Sekarang, YB Nazri secara terang-terang mencabar Rakyat bahawa selagi Barisan Nasional berada di kerusi Kerajaan selagi ISA itu tidak dimansuhkah, ini bermakna, sekiranya Rakyat mahukan kebebasan yang sebenar, mengundi Pakatan Rakyat merupakan cara yang paling berkesan untuk memastikan Akta itu dimansuhkan.

Blog Post Link : http://gomalaysian.blogspot.com/2009/08/selagi-umno-masih-memerintah-selagi-isa.html



Doa Nur (doa Cahaya) - H1N1 mesti hapus INSYALLAH

Oleh : Shah Bundy

Doa Nur dikenal sebagai Hirz (doa perlindungan) Fatimah Az-Zahra’ (sa). Doa yang diajarkan oleh Rasulullah saw kepada puterinya yang tercinta. Khasiat doa ini Jika didawamkan, dibaca secara istiqamah, akan dapat mempermudah datangnya rizki. Selain itu dapat menyembuhkan penyakit demam, dan sangat bagus dibaca di saat-saat musim penyakit demam.

Bismillâhir Rahmânir Rahîm
Allâhumma shalli `ala Muhammadin wa âli Muhammad

Bismillâhin Nûr, bismillâhi Nûrin nûr, bismillâhi Nûrun ‘alâ nûr, bismillâhil ladzî Huwa Mudabbirul umûr, bismillâhil ladzî khalaqan nûra minan nûr. Alhamdulillâhil ladzî khalaqan nûra minan nûr, wa anzalan nûra ‘alath thûr, fî kitâbin masthûr, fî riqqin mansyûr, bi-qadarin maqdûr, ‘alâ nabiyyin mahbûr. Alhamdulillâhil ladzî Huwa bil-’izzi madzkûr, wa bil-fakhri masyhûr, wa ‘alas sarrâ-i wadh dharrâi masykûr, wa shallallâhu ‘alâ sayyidinâ Muhammadin wa âlihith thâhirîn.


Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang
Sampaikan shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad

Dengan nama Allah Cahaya, dengan nama Allah Cahaya dari segala cahaya, dengan nama Allah Cahaya di atas cahaya, dengan nama Allah Yang Mengatur segala urusan, dengan nama Allah Yang Menciptakan cahaya dari cahaya. Segala puji bagi Allah Yang Menciptakan cahaya dari cahaya, Yang Menurunkan cahaya ke bukit dalam kitab yang ditulis, dengan ukuran yang tertentu, kepada Nabi yang terpilih. Segala puji bagi Allah yang dikenal kebesaran-Nya, yang masyhur keagungan-Nya, yang disyukuri dalam suka dan duka. Semoga Allah menyampaikan shalawat kepada junjungan kita Muhammad dan keluarganya yang suci. (Kitab Mafatihul Jinan, kunci-kunci surga)



Wassalam

Majlis Hi-Tea Ramah Mesra bersama Media dengan Pemuda PAS Perak

Oleh : safarizal saleh





Majlis bersama Orang Kena Tahan (OKT) himpunan aman bantah ISA

Oleh : safarizal saleh







Apakah Tahanan di Lokap tidak layak tersenyum???

Oleh : Nashita Md Noor

Saya tidak tahu dan tidak dapat mengagak apa akibatnya dari penulisan ini. Iyalah, di dunia ini Mahkamah adalah satu institusi yang tertinggi...perlu dihormati kedudukannya, perlu dipatuhi...namun sejauh mana, perlu dinilai semula mengikut tahap keadilan yang bukan hanya terletak pada kata-kata sahaja namun pada perlaksanaannya.

Namun yang saya tahu, sebagai manusia kita punya hak untuk mempunyai perasaaan, gembira-kita tersenyum, terlebih bahagia kita tertawa, bersedih kita berduka, bermuram durja, sakit hati kita bermasam muka, tidak setuju, marah-kita memberontak.

Bukan hanya kerana seseorang itu punya kuasa, maka seseorang bisa sahaja menekan dan menghalang seseorang dari meluahkan perasaannya....

Tapi...entahlah...mungkin saya tidak arif dengan etika ketika berada di dalam mahkamah dan adab-adab yang perlu dipatuhi...yang saya tahu pasti, bila masuk ke kamar mahkamah, bila Tuan Hakim atau Majistret sudah ada di tempatnya, anda harus tunduk...terpaksa la tunduk...suka atau tidak.

Lain-lain arahan jelas yang perlu dipatuhi ialah seperti di bawah (ini dari pengamatan saya sejak keluar masuk ke beberapa buah mahkamah):

1. Tidak boleh ambil gambar..(tapi saya pernah buat 'jahat' di mahkamah Kuala Kangsar, saya ambil gambar barang bukti yang baru dibawa masuk...apa lagi kena jeritla dengan pegawai polis yang bertugas..dari pengamatan saya polis di mahkamah KK terlebih sangat strictnya berbanding di Kuala Lumpur.

2. Handphone perlu dimatikan atau di'silent'kan

3. Tidak boleh bercakap, tidak boleh membaca, tidak boleh duduk cara silang kaki atas kaki (apa tah panggilannya), tidak boleh letak tangan atas belakang kerusi..kiranya kena duduk secara serius..tidak boleh santai2 macam di kedai makan.

Perkara di atas adalah cerita sampingan saya, apa yang ingin saya sampaikan ialah apa yang berlaku kepada kami berlima Tahanan Politik ketika dihadapkan di hadapan Majistret di Pusat Tahanan Sementara Bukit Jalil untuk pendengaran kes reman kami.

Kami berlima di sini ialah, saya, Aiman Athirah, Kak Salmah, Cikgu Laila dan Kak Hayati.

Awal-awal lagi salah seorang dari kami sudah ditegur, apabila salah seorang dari kami meletakkan kedua belah tangan di atas perut. Terus kena tegur dengan garangnya " Turunkan tangan ke bawah"...

Kemudiannya sekali lagi kami ditegur dan disindir dengan sinisnya oleh Puan Majistret apabila saya sendiri telah tersenyum, dan aksi saya tersenyum telah dilihat oleh Puan Majistret. Lantas Puan Majistret mengeluarkan kata-kata ini kepada peguam kami, Lateefa Koya.

Puan Majistret: "Your clients seemed to be very happy to be in the lockup"....

eeee....geram saya mendengarnya.....Peguam kami yang amat memahami tegas menjawab...

Lateefa: "No, Puan, They are all very stress"....

eeeee....geramnyaaaaa....

Nak tahu kenapa saya tersenyum.....kedudukan kami berdiri di hadapan majistret, juga berhadapan dengan sebuah tingkap bercermin yang membolehkan kami dengan jelas melihat aksi mereka yang berada di luar. TAPOL lain yang sudah dibebaskan meriah berlegar-legar di luar di hadapan kami. Bagi TAPOL lelaki mereka semua sudah menyalin pakaian lokap mereka ke pakaian ketika masing-masing ditangkap di peristiwa DEMO 1 Ogos.

Inilah dia pemuda yang bersemangat tu..kebetulan pulak abah asiah terambil gambarnya:)

Salah seorang dari mereka dengan bangganya memperagakan dan menayang-nayangkan kepada kami logo dan tulisan yang tertera di T-Shirtnya...dengan jelas sekali..."ABOLISH ISA, HIMPUNAN MANSUH 1 OGOS 2009. TUNTUTAN KAMI: ISA DIMANSUHKAN: BEBASKAN SEMUA TAHANAN ISA: TUTUP KEM KAMUNTING"

Apakah saya tidak layak untuk tersenyum melihat sokongan yang jelas terpampang di hadapan mata???

Akhirnya dalam hujah penggulungan peguam kami Lateefa mengatakan lebih kurang bermaksud seperti di bawah:

"Puan, sekiranya permohonan tambahan jumlah hari reman ke atas mereka diluluskan maka ianya adalah berbentuk hukuman ke atas mereka"

Maka memang jelaslah...kami telah dihukum sebelum didapati bersalah!!!!!

Entah kenapa setelah hampir yakin bahawa kami akan disumbatkan semula ke dalam lokap, air mata sudah tidak dapat lagi dibendung dari gugur, walau saya cuba menghalangnya. Tidak mahu dilihat oleh musuh-musuh yang gembira dengan kejayaan konspirasi mereka...saya menangis sebagai tanda perasaan yang saya sendiri sukar menilainya, kelihatan Aiman yang kelihatan dari susuk tubuhnya cekal dan bersemangat waja, juga merah mukanya.

Kami berpelukan dengan peguam-peguam kami yang terus memberi kata-kata semangat dan azimat...kata Lat kepada saya..."It's okay Kak Nash, I know you are a fighter"......

Kami juga bersalaman dengan sahabat-sahabat selokap yang lain yang telah dibebaskan...kami tahu mereka juga amat berat meninggalkan kami....solidarity.....

Polis wanita perkasa di sebelah kanan inilah yang telah menarik saya dari belakang dan kemudiannya menghumban saya dengan kasarnya ke dalam truck polis!!!!

Saya juga tewas dengan perasaan saya, sebaik saya dengan kasarnya telah dihumban masuk ke dalam truck polis untuk dibawa ke Lokap...sebelum itu saya bersama Nahdia, bermatian mempertahankan diri dari dibawa dengan paksa ke satu lokasi dan matlamat yang tidak diberitahu kepada kami. Ketika itu saya juga keliru dengan perasaan saya, kenapa saya menangis.

Saya tertarik dengan kata-kata isteri YB Sivarasa ketika diinterview oleh Malaysiakini:

"we must hold majistrate accountable...continued detention is unacceptable, majistrate need to be educated how to implement law of remand. The use of remand to PUNISH is WRONG!!!"

Hakikatnya, bukan kami sahaja yang dihukum, anak-anak kami turut juga dihukum!!!!


Najib Umum Kempen Besar-besaran Tangani H1N1

oleh : http://amkj.blogspot.com
Catatan : Zabidie Abas


KUALA LUMPUR, 10 Ogos (Bernama) - Kerajaan akan melancarkan satu kempen besar-besaran minggu ini untuk menyedarkan orang ramai tentang bahaya penyakit Influenza A (H1N1) memandangkan wabaknya kini semakin serius, kata Datuk Seri Najib Tun Razak.

Perdana Menteri berkata kerajaan juga akan menyediakan ubat antiviral di hospital dan klinik awam di seluruh negara."Langkah yang paling berkesan ialah melalui proses mendidik orang ramai iaitu memberikan panduan kepada rakyat Malaysia," katanya kepada pemberita selepas melancarkan bangunan baru Institut Jantung Negara (IJN) di sini Isnin.

Sehingga hari ini, 32 orang meninggal dunia dan 1,983 orang dijangkiti penyakit itu di negara ini.

Petikan dari berita Bernama
(http://www.bernama.com/bernama/v5/bm/newsindex.php?id=431698)

Ulasan.

Setelah 32 orang rakyat meninggal dunia dan hampir 2,000 orang dijangkati baru semalam Perdana Menteri (PM) sedar ianya sangat merbahaya dan mengumukan untuk melancarkan kempen besar-besaran.

Alangkah malang kita mempunyai PM yang sedemikian pasif. Sebelum ini PM hanya merayu-rayu agar rakyat melayu kembali kepada BN-Umno yang kononnya mempunyai ahli parti terkuat didunia.

Kita akan disajikan dengan arahan setiap masjid-surau diminta melakukan sholat hajat dan PM disaff depan sebagai makmum kononnya tawawduk menghinsafi kematian dan penyakit berjangkit yang menular teruk di Malaysia.

Lakonan ini tentu memualkan. Para kroni BN-Umno kini bersiap sedia dengan tender-sebutharga pemberian terus untuk kempen menghindari dan membentaras H1N1. Pastinya jutaan ringgit menjadi hidangan.

Jangan lupa kepada para kroni, komisyen tersebut perlu disalurkan untuk Pilihanraya Kecil DUN Permatang Pasir.

Kalau ALLAH itu Maha Baik, Mengapa Buat Neraka?

Oleh : Amin Fadzlan

Ini kisah benar..kisah seorang gadis Melayu, beragama Islam, tapi cetek pengetahuan tentang agama. Ceritanya begini, di sebuah negeri yang melaksanakan dasar 'Membangun Bersama Islam', kerap kali pihak berkuasa tempatan menjalankan pemeriksaan mengejut di premis-premis perniagaan dan kompleks beli-belah, untuk memastikan para pekerja di premis berkenaan menutup aurat.

Aku tak pasti berapa jumlah denda yang dikenakan sekiranya didapati melakukan kesalahan, tapi selalunya mereka akan diberi amaran bagi kesalahan pertama, dan didenda jika didapati masih enggan mematuhi garis panduan yang ditetapkan. Lazimnya dalam setiap operasi sebegini, seorang ustaz ditugaskan bersama dengan para pegawai pihak berkuasa tempatan. Tugasnya adalah untuk menyampaikan nasihat secara berhemah, kerana hukuman dan denda semata-mata tidak mampu memberi kesan yang mendalam.

Dalam satu insiden, ketika operasi yang dijalankan sekitar 2005, seorang gadis yang bekerja di salah satu lot premis perniagaan di Pasaraya Billion telah didapati melakukan kesalahan tidak menutup aurat. Maka dia pun kena denda la...setelah surat saman dihulurkan oleh pegawai PBT, ustaz ni pun bagi la nasihat, "..lepas ni diharap saudari insaf dan dapat mematuhi peraturan..peratura n ni bukan semata-mata peraturan
majlis perbandaran, tapi menutup aurat ni termasuk perintah Allah. Ringkasnya, kalau taat segala perintahNya, pasti Dia akan membalas dengan nikmat di syurga..kalau derhaka tak nak patuhi perintahNya, takut nanti tak sempat bertaubat, bakal mendapat azab di neraka Allah. Tuhan Maha Penyayang, Dia sendiri tak mahu kita campakkan diri ke dalam neraka..."

Gadis tersebut yang dari awal mendiamkan diri,tiba-tiba membentak "Kalau Tuhan tu betul-betul baik, kenapa buat neraka? Kenapa tak boleh sediakan syurga je? Macam tu ke Tuhan Maha Penyayang?" Mungkin dari tadi dia dah panas telinga, tak tahan dengar
nasihat ustaz tu..dah la hati panas kena denda sebab dia tak pakai tudung..

Ustaz tu terkedu sekejap. Bahaya budak ni. Kalau dibiarkan boleh rosak akidah dia. Setelah habis gadis tu membebel, ustaz tu pun jawab:"Dik, kalau Tuhan tak buat neraka, saya tak jadi ustaz. Berapa sen sangat gaji saya sekarang. Baik saya jadi tokey judi, atau bapa ayam.. hidup senang, lepas mati pun tak risau sebab gerenti
masuk syurga... Mungkin awak ni pun saya boleh culik dan jual jadi pelacur. Kalau awak nak lari, saya bunuh je. Takpe, sebab neraka tak ada. Nanti kita berdua jumpa lagi kat syurga..Kan Tuhan tu baik?"

Gadis tu terkejut. Tergamak seorang ustaz cakap macam tu? Sedang dia terpinga-pinga dengan muka confused, ustaz tu pun jelaskan: "perkara macam tadi akan berlaku kalau Tuhan hanya sediakan syurga. Orang baik,orang jahat, semua masuk syurga..maka apa guna jadi orang baik? Jadi orang jahat lebih seronok. Manusia tak perlu lagi diuji sebab semua orang akan 'lulus' percuma. Pembunuh akan jumpa orang yang dibunuh dalam syurga..perogol akan bertemu lagi dengan mangsa rogol di syurga..lepas tu boleh rogol lagi kalau dia nak..takde siapa yang terima hukuman. Sebab Tuhan itu 'baik'. Adakah Tuhan macam ni yang kita nak? Awak rasa, adil ke?"; tanya ustaz.

"Ah...mana adil macam tu. Orang jahat takkan la terlepas camtu je.." rungut si gadis.

Ustaz tersenyum dan menyoal lagi: "Bila tuhan tak adil, boleh ke dianggap baik?"

Gadis tu terdiam.

Ustaz mengakhiri kata-katanya:"Adik, saya bagi nasihat ni kerana kasih sesama umat Islam. Allah itu Maha Penyayang, tapi Dia juga Maha Adil. Sebab tu neraka perlu wujud. Untuk menghukum hamba-hambaNya yang derhaka, yang menzalimi diri sendiri dan juga orang lain. Saya rasa awak dah faham sekarang. Kita sedang diuji kat atas dunia ni. Jasad kita bahkan segala-galanya milik Allah, maka bukan HAK kita untuk berpakaian sesuka hati kita. Ingatlah; semuanya dipinjamkan olehNya, sebagai amanah dan ujian..semoga kita dapat bersabar dalam mentaati segala perintahNya, untuk kebaikan diri kita jugak.

Assalamu'alaikum. "

End of my story. :-)

Pemuda PAS Perak diberi takilmat khas H1N1 oleh Jabatan Kesihatan Perak

Oleh : safarizal saleh








Lawan H1N1 dengan solat hajat dapat sambutan

KUALA LUMPUR, 10 Ogos: Gesaan 'Menteri Kesihatan' PAS melalui Siasah yang disiarkan Jumaat lalu mendapat sokongan dari semua pihak. Sejak itu, masjid-masjid seluruh negara mulai menganjurkan solat hajat bagi melawan H1N1.

Anggota Parlimen Pendang, Dr Mohamad Hayati menggesa kerajaan dan masyarakat negara ini mengambil dua pendekatan tambahan untuk melawan H1N1 yang kini sudah meragut lebih 26 nyawa.

Pendekatan itu adalah membekalkan ubat yang banyak untuk melawan deman ke klinik kerajaan dan swasta di samping hospital serta mempastikan harganya semurah mungkin.

Pendekatan kedua khasnya untuk umat Islam adalah mengadakan solat hajat di semua surau dan masjid untuk memohon kepada Allah swt agar dijauhkan dari penyakit yang cepat merebak ini.
Hari ini media melaporkan arahan Menteri Di Jabatan Perdana Menteri, Datuk Jamil Khir yang mengarahkan semua masjid menganjurkan solat hajat untuk melawan H1N1.
Sementara itu, PAS Perak telah mengarahkan semua 24 kawasan PAS di Negeri Perak mengadakan program Solat hajat khusus secara serentak di seluruh negeri Perak pada malam Jumaat 13 Ogos akan datang.
Keputusan itu disampaikan dalam Mesyuarat dan taklimat kepada semua Ketua penerangan PAS Kawasan di Pejabat PAS Perak di Ipoh pada 4 Ogos lepas, kata Ketua Penerangannya, Drs Khalil Idham Lim.

Program bermula sejak sembahyang maghrib di tempat yang ditentukan sendiri oleh PAS Kawasan mengikut kesesuaian.

Selepas Sembahyang diadakan taklimat dari pihak Jabatan kesihatan setempat untuk memberi kesedaran kepada jemaah mengenai Selsema Babi.

Perkara ini amatlah penting memandangkan tahap kesedaran rakyat khususnya yang beragama islam mengenai wabak ini masih rendah, katanya.

SiasahDaily/-

Umno makin rimas, kalut dengan kekuatan Pakatan Rakyat

KUALA LUMPUR, 10 Ogos (Hrkh) - Umno kini mula kalut dan rimas dengan sokongan padu yang diterima oleh Pakatan Rakyat.

Siri kemenangan Pakatan Rakyat dalam Pilihan raya umum ke-12 dan diikuti dengan pilihan rtaya kecil ternyata membuatkan Umno kini tidak senang duduk.

"Gelagat Umno sekarang ibarat ayam jantan berkokok berderai-derai, ekornya dipenuhi tahi,"kata Naib Presiden PAS, Salahuddin Ayub.

Kerana itu katanya, mereka cuba sedaya upaya untuk memecah-belahkan Pakatan Rakyat dengan pelbagai isu seperti arak, Jeff Oii, Anwar pengkhianat dan lain-lain.

Beliau berkata, ini menunjukkan Umno dalam keadaan terdesak kerana rakyat tidak memberi kepercayaan kepadanya lagi.

"Apa yang merisau Umno hari ini kerana Pakatan Rakyat mendapat sokongan yang begitu kuat daripada rakyat.

"Dalam beberapa indikator rakyat dapat lihat contohnya dalam beberapa siri pilihan raya di Malaysia ini rakyat tidak memberikan kemenangan kepada Barisan Nasional," katanya semasa dihubungi Harakahdaily hari ini.

HarakahDaily.Net/-

Pengurusan jabatan kerajaan Kelantan cekap - MAMPU

KOTA BHARU, 9 Ogos (Hrkh) - Unit Pemodenan Tadbiran dan Perancangan Pengurusan Malaysia (MAMPU) memuji kecekapan pengurusan pentadbiran pejabat kerajaan negeri bagi menyelesaikan masalah rakyat.

Ketua Pengarahnya, Dato' Normah Md Yusof berkata, pentadbiran kerajaan Kelantan begitu proaktif terhadap usaha penambahbaikan sistem penyampaian perkhidmatan agensi pentadbiran negeri.

Katanya juga, penyertaan peserta begitu tinggi dalam seminar dianjurkan MAMPU baru-baru ini menggambarkan keprihatinan pengurusan pentadbiran kerajaan bagi meningkatkan mutu perkhidmatan.

Seminar itu dihadiri pegawai tinggi kerajaan, ketua-ketua jajahan dan ketua-ketua jabatan negeri.

Sementara itu, Timbalan Ketua Pengarah Pembangunan Pengurusan dan Transformasi MAMPU, Abdul Rahim Mohd Noor berkata, MAMPU begitu yakin dengan sistem pentadbiran yang diamalkan di Kelantan.

"MAMPU tidak membezakan di antara negeri-negeri di bawah pemerintahan kerajaan pusat atau pun Pakatan Rakyat.

"Oleh itu sekiranya prestasi sedia ada di negeri ini diteruskan serta ditambahbaikan ia akan menjadi kerajaan yang terbaik di negara ini," katanya pada satu program taklimat di sini, baru-baru ini.

Taklimat tersebut memperkatakan tajuk 'Ke Arah Memperkasakan Pengurusan Organisasi Negeri Kelantan'.

Abdul Rahim juga berkata, MAMPU berperanan sebagai penggerak dan agen perubahan pentadbiran dan pengurusan perkhidmatan awam di negara ini.

Setiausaha Kerajaan Negeri Kelantan, Dato' Mohd Aiseri Alias berkata, pelbagai program dilakukan bagi meningkatkan mutu kerja kakitangan�antaranya mewujud kod etika kepada kakitangan.

Selain itu penggunaan sistem 5S dan pelbagai lagi sehingga menjadikan pengurusan pentadbiran kerajaan negeri berjalan lancar.

HarakahDaily.Net/-

Siapa pengkhianat sebenar bangsa, negara?

KUALA LUMPUR, 11 Ogos (Hrkh) - Siapa sebenarnya pengkhianat bangsa dan negara? Benarkah pengkhianat sedemikian wujud atau sekadar dongengan Umno-BN untuk meraih simpati murahan daripada rakyat?

Persoalan pengkhianat bangsa dan negara bukan kali pertama diutarakan. Malah jika dilihat,ungkapan sedemikian seringkali menjelma terutama dalam menghadapi detik-detik pilihan raya atau negara sedang dilanda pelbagai isu yang hangat.

"Rakyat tidak pernah lupa siapakah yang menggadai Genting Highlands, Pangkor Laut dan penyelewengan dana awam di atas nama komisen,"tegas Ketua Umum KeADILan, Dato' Seri Anwar Ibrahim dalam blog peribadinya.

Beliau yang mengulas isu khianat sebelum itu menjelaskan siri program yang dihadirinya semalam.

"Saya tiba sekitar jam 5.00 petang di Felda Neram Satu. Acara tersebut disusun khas bagi mendekati masyarakat Felda serta menerangkan keutuhan Permuafakatan Pakatan Rakyat dan khususnya jalur perjuangan Parti Keadilan Rakyat.

"Ditekankan keutamaan dasar yang dilakar demi kesejahteraan rakyat semua, dan bukannya hanya untuk memenuhi nafsu tembolok tauke-tauke kaya serta sesegelintir bangsawan politik semata.

"Turut disentuh kejayaan negeri-negeri pentadbiran Pakatan Rakyat yang berusaha bersungguh-sungguh membasmi kemiskinan dan memerangi rasuah kendati pun berhadapan serangan bertali arus aparat umno-BN,"jelasnya.

Beliau juga menerangkan bagaimana program menjamin kebajikan rakyat seumpama pemberian air percuma, tabung warisan anak Selangor, skim mesra usia emas yang dilaksanakan di Kelantan mahupun Selangor.

"Tidak ketinggalan, saya menegaskan pentadbiran di semua negeri Pakatan Rakyat yang berlandaskan kebolehan, pertanggungjawaban dan ketelusan. Semua dasar tersebut terbukti mesra pelabur, apatah lagi ketika mengalami kemurungan, mereka tentunya mahukan pengurusan ekonomi terbaik dan beramanah.

"Program seterusnya adalah ceramah bersama Dato' Chua Jui Meng di Bandar Chukai dan kemudiannya ceramah perdana di Kerteh bersama Saifuddin Nasution, Ustaz Harun Taib serta Abdul Rahman Yusuf. Lanjutan mengungkapkan dasar pemerintahan yang beramanah, saya lontarkan pula lawan dari makna amanah itu; perbuatan khianat.

"Sudah tentu isu khianat digembar gemburkan hanya dengan dengan satu tujuan, iaitu untuk memecah belahkan Pakatan Rakyat dengan menjadikan saya sebagai sasaran. Sungguh tidak sangka jentera propaganda sanggup berbuat apa sahaja apabila terdesak hatta cuba memperbodohkan rakyat. Namun saya senantiasa yakin dengan kemampuan rakyat membuat penilaian dan pertimbangan.

"Rakyat sedar siapa yang sebenar-benarnya mengkhianati amanah nusa dan harapan rakyat negara ini. Mereka sudah tentu tidak lupa siapakah yang menggadai Genting Highlands, Pangkor Laut dan penyelewengan dana awam di atas nama komisen. Itu semua dilakukan hanya demi kepentingan sendiri,"tegasnya.

Sebelum ini, Timbalan Perdana Menteri, Tan Sri Muhyiddin Yassin semasa merasmikan mesyuarat agung Persatuan Pedagang dan Pengusaha Melayu Malaysia (Perdasama) mendakwa ada individu-individu yang sanggup mengorbankan bangsanya sendiri demi memastikan cita-cita politik mereka tercapai.

"Menjadi tanggungjawab saya untuk menentang habis-habisan pihak yang sebegini. Saya tidak dapat bayangkan bagaimana keadaan negara kalau kita (BN dan Umno) tidak berkuasa pada pilihan raya umum akan datang," katanya.

HarakahDaily.Net/-