18 Mei 2008

Bangunlah, lakukan perubahan....

“Barangsiapa yang hari ini lebih buruk dari kelmarin, ia celaka. Barangsiapa yang hari ini sama dengan kelmarin, ia merugi. Dan barangsiapa yang hari ini lebih baik dari kelmarin, ia beruntung” (HR. Ad-Dailami).


Bangkit adalah salah satu kata kunci hidup seorang Muslim di mana saja dan bila masanya mereka berada di dunia ini. Sebab, bangkit menunjukkan adanya perubahan dalam hidup ini. Dan perubahan adalah lumrah alam. Rasulullah SAW sendiri telah menekankan pentingnya perubahan hidup bagi setiap manusia, tentunya perubahan dari keadaannya yang tidak baik menjadi baik, dari baik menjadi lebih baik. Bahkan dikatakan, siapa saja yang sama keadaannya hari ini dengan kemarin, ia termasuk dalam golongan yang mendapat kerugian.


Apa yang dikatakan Rasulullah SAW itu menunjukkan bahwa kita sebagai umatnya lebih penting bertindak berbanding cuma berhasrat dan bercita-cita untuk melakukan perubahan. Sebab, berhajat atau berhasrat berarti menunggu sampai adanya tindakan pihak lain. Dan nampaknya, inilah yang sering dilakukan oleh sebahagian besar umat Islam. Kita baru bertindak setelah munculnya ajaran-ajaran sesat atau kemungkaran lainnya di sekitar kita, atau setelah masyarakat jatuh miskin atau menjadi terkebelakang berbanding masyarakat lain..

Padahal semua akibat buruk itu boleh diatasi sebelum semua itu terjadi. Misalnya, dilakukan berbagai langkah pilihan agar umat Islam tidak jatuh miskin . Pendidikan yang terancang secara sistematik mengelak agar umat Islam tidak maju dalam bidang keilmuan.

Sayangnya, kita tidak mahu berubah dari tahap lama, menunggu dibangkitkan oleh tindakan pihak lain. Sesudah kita dihimpit dengan berbagai kemelut baru mahu cuba bangkit.Padahal Rasulullah SAW menuntut kita untuk senantiasa bangkit agar lebih baik dari sebelumnya pada setiap masa dan ketika.

Tiada ulasan: