13 Ogos 2009

Adab Berhutang : Etika Berhutang

Oleh : Ustadz Armen Halim Naro Lc

ETIKA BERHUTANG

[1]. Hutang tidak boleh mendatangkan keuntungan bagi si pemberi hutang
Kaidah fikih berbunyi : “Setiap hutang yang membawa keuntungan, maka hukumnya riba”. Hal ini terjadi jika salah satunya mensyaratkan atau menjanjikan penambahan. Sedangkan menambah setelah pembayaran merupakan tabi’at orang yang mulia, sifat asli orang dermawan dan akhlak orang yang mengerti membalas budi.

Syaikh Shalih Al-Fauzan –hafizhahullah- berkata : “Hendaklah diketahui, tambahan yang terlarang untuk mengambilnya dalam hutang adalah tambahan yang disyaratkan. (Misalnya), seperti seseorang mengatakan “saya beri anda hutang dengan syarat dikembalikan dengan tambahan sekian dan sekian, atau dengan syarat anda berikan rumah atau tokomu, atau anda hadiahkan kepadaku sesuatu”. Atau juga dengan tidak dilafadzkan, akan tetapi ada keinginan untuk ditambah atau mengharapkan tambahan, inilah yang terlarang, adapun jika yang berhutang menambahnya atas kemauan sendiri, atau karena dorongan darinya tanpa syarat dari yang berhutang ataupun berharap, maka tatkala itu, tidak terlarang mengambil tambahan. [6]

[2]. Kebaikan (seharusnya) dibalas dengan kebaikan
Itulah makna firman Allah Subhanahu wa Ta’ala yang tertera dalam surat Ar-Rahman ayat 60, semestinya harus ada di benak para penghutang, Dia telah memperoleh kebaikan dari yang memberi pinjaman, maka seharusnya dia membalasnya dengan kebaikan yang setimpal atau lebih baik. Hal seperti ini, bukan saja dapat mempererat jalinan persaudaraan antara keduanya, tetapi juga memberi kebaikan kepada yang lain, yaitu yang sama membutuhkan seperti dirinya. Artinya, dengan pembayaran tersebut, saudaranya yang lain dapat merasakan pinjaman serupa.

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata.
“Artinya : Nabi mempunyai hutang kepada seseorang, (yaitu) seekor unta dengan usia tertentu.orang itupun datang menagihnya. (Maka) beliaupun berkata, “Berikan kepadanya” kemudian mereka mencari yang seusia dengan untanya, akan tetapi mereka tidak menemukan kecuali yang lebih berumur dari untanya. Nabi (pun) berkata : “Berikan kepadanya”, Dia pun menjawab, “Engkau telah menunaikannya dengan lebih. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas dengan setimpal”. Maka Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sebaik-baik kalian adalah orang yang paling baik dalam pengembalian” [7]

Dari Jabir bin Abdullah Radhiyallahu ‘anhu ia berkata.
“Aku mendatangi Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam di masjid, sedangkan beliau mempunyai hutang kepadaku, lalu beliau membayarnya dam menambahkannya” [8]

[3]. Berhutang dengan niat baik
Jika seseorang berhutang dengan tujuan buruk, maka dia telah zhalim dan melakukan dosa. Diantara tujuan buruk tersebut seperti.
a). Berhutang untuk menutupi hutang yang tidak terbayar
b). Berhutang untuk sekedar bersenang-senang
c). Berhutang dengan niat meminta. Karena biasanya jika meminta tidak diberi, maka digunakan istilah hutang agar mau memberi.

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda : “Barangsiapa yang mengambil harta orang (berhutang) dengan tujuan untuk membayarnya (mengembalikannya) , maka Allah Subhanahu wa Ta’ala akan tunaikan untuknya. Dan barangsiapa mengambilnya untuk menghabiskannya, maka Allah Subhanahu wa Ta’ala akan membinasakannya” [9]

Hadits ini hendaknya ditanamkan ke dalam diri sanubari yang berhutang, karena kenyataan sering membenarkan sabda Nabi diatas [10] Berapa banyak orang yang berhutang dengan niat dan azam untuk menunaikannya, sehingga Allah pun memudahkan baginya untuk melunasinya. Sebaliknya, ketika seseorang berazam pada dirinya, bahwa hutang yang dia peroleh dari seseorang tidak disertai dengan niat yang baik, maka Allah Subhanahu wa Ta’ala membinasakan hidupnya dengan hutang tersebut. Allah Subhanahu wa Ta’ala melelahkan badannya dalam mencari, tetapi tidak kunjung dapat. Dan dia letihkan jiwanya karena memikirkan hutang tersebut.. Kalau hal itu terjadi di dunia yang fana, bagaimana dengan akhirat yang baqa (kekal)?

[4]. Hutang tidak boleh disertai dengan jual beli
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang mulia telah melarangnya, karena ditakutkan dari transaksi ini mengandung unsur riba. Seperti, seseorang meminjam pinjaman karena takut riba, maka kiranya dia jatuh pula ke dalam riba dengan melakuan transaksi jual beli kepada yang meminjamkan dengan harga lebih mahal dari biasanya.

[5]. Wajib memabayar hutang
Ini merupakan peringatan bagi orang yang berhutang. Semestinya memperhatikan kewajiban untuk melunasinya. Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan agar kita menunaikan amanah. Hutang merupakan amanah di pundak penghutang yang baru tertunaikan (terlunaskan) dengan membayarnya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.

“Artinya : Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimnya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat” [An-Nisa : 58]

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, telah bersabda Rasulullah : “Sekalipun aku memiliki emas sebesar gunung Uhud, aku tidak akan senang jika tersisa lebih dari tiga hari, kecuali yang aku sisihkan untuk pembayaran hutang” [HR Bukhari no. 2390]

Orang yang menahan hutangnya padahal ia mampu membayarnya, maka orang tersebut berhak mendapat hukuman dan ancaman, diantaranya.

a). Berhak mendapat perlakuan keras.
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu berkata. : “Seseorang menagih hutang kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, sampai dia mengucapkan kata-kata pedas. Maka para shahabat hendak memukulnya, maka Nabi Shallallahu ‘alaihi wa salam berkata, “Biarkan dia. Sesungguhnya si empunya hak berhak berucap. Belikan untuknya unta, kemudian serahkan kepadanya”. Mereka (para sahabat) berkata : “Kami tidak mendapatkan, kecuali yang lebih bagus dari untanya”. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Belikan untuknya, kemudian berikan kepadanya. Sesungguhnya sebaik-baik kalian ialah yang paling baik dalam pembayaran” [11]

Imam Dzahabi mengkatagorikan penundaan pembayaran hutang oleh orang yang mampu sebagai dosa besar dalam kitab Al-Kabair pada dosa besar no. 20

b). Berhak dighibah (digunjing) dan diberi pidana penjara.
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, telah bersabda Rasulullah.:
“Menunda (pembayaran) bagi orang yang mampu merupakan suatu kezhaliman” [12]

Dalam riwayat lain Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda. :
“Menunda pembayaran bagi yang mampu membayar, (ia) halal untuk dihukum dan (juga) kehormatannya”.

Sufyan Ats-Tsauri berkata, “Halal kehormatannya ialah dengan mengatakan ‘engkau telah menunda pembayaran’ dan menghukum dengan memenjarakannya” [13]

c). Hartanya berhak disita
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, telah bersabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

“Barangsiapa yang mendapatkan hartanya pada orang yang telah bangkrut, maka dia lebih berhak dengan harta tersebut dari yang lainnya” [14]

d). Berhak di-hajr (dilarang melakukan transaksi apapun).
Jika seseorang dinyatakan pailit dan hutangnya tidak bisa ditutupi oleh hartanya, maka orang tersebut tidak diperkenankan melakukan transaksi apapun, kecuali dalam hal yang ringan (sepele) saja.

Hasan berkata, “Jika nyata seseorang itu bangkrut, maka tidak boleh memerdekakan, menjual atau membeli” [15]

Bahkan Dawud berkata, “Barangsiapa yang mempunyai hutang, maka dia tidak diperkenankan memerdekakan budak dan bersedekah. Jika hal itu dilakukan, maka dikembalikan” [16]

Kemungkinan –wallahu a’lam- dalam hal ini, hutang yang dia tidak sanggup lagi melunasinya.

[6]. Jika terjadi keterlambatan karena kesulitan keuangan, hendaklah orang yang berhutang memberitahukan kepada orang yang memberikan pinjaman, karena hal ini termasuk bagian dari menunaikan hak yang menghutangkan.
Janganlah berdiam diri atau lari dari si pemberi pinjaman, karena akan memperparah keadaan, dan merubah hutang, yang awalnya sebagai wujud kasih sayang, berubah menjadi permusuhan dan perpecahan.

[7]. Berusaha mencari solusi sebelum berhutang, dan usahakan hutang merupakan solusi terakhir setelah semuanya terbentur.

[8]. Menggunakan uang dengan sebaik mungkin. Menyadari, bahwa pinjaman merupakan amanah yang harus dia kembalikan.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
“Tangan bertanggung jawab atas semua yang diambilnya, hingga dia menunaikannya” [17]

[9]. Pelimpahan hutang kepada yang lain diperbolehkan dan tidak boleh ditolak
Jika seseorang tidak sanggup melunasi hutangnya, lalu dia melimpahkan kepada seseorang yang mampu melunasinya, maka yang menghutangkan harus menagihnya kepada orang yang ditunjukkan, sesuai dengan sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, telah bersabda Rasulullah :

“Menunda pembayaran bagi roang yang mampu merupakan suatu kezhaliman. Barangsiapa yang (hutangnya) dilimpahkan kepada seseorang, maka hendaklah dia menurutinya. [18]

[10]. Diperbolehkan bagi yang berhutang untuk mengajukan pemutihan atas hutangnya atau pengurangan, dan juga mencari perantara (syafa’at) untuk memohonnya.
Dari Jabir bin Abdullah Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata : (Ayahku) Abdullah meninggal dan dia meninggalkan banyak anak dan hutang. Maka aku memohon kepada pemilik hutang agar mereka mau mengurangi jumlah hutangnya, akan tetapi mereka enggan.. Akupun mendatangi Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam meminta syafaat (bantuan) kepada mereka. (Namun) merekapun tidak mau. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Pisahkan kormamu sesuai dengan jenisnya. Tandan Ibnu Zaid satu kelompok. Yang lembut satu kelompok, dan Ajwa satu kelompok, lalu datangkan kepadaku. (Maka) akupun melakukannya. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam pun datang lalu duduk dan menimbang setiap mereka sampai lunas, dan kurma masih tersisa seperti tidak disentuh. [19]

[Disalin dari Majalah As-Sunnah Edisi 09/Tahun IX/1426H/2005M. Diterbitkan Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta , Alamat Jl. Solo-Puwodadi Km.8 Selokaton Gondangrejo Solo 57183]

Nik Aziz : Orang Islam tolak Islam itu lebih menghina Islam

KOTA BAHARU: Mursyidul Am Pas Datuk Nik Abdul Aziz Nik Mat tidak menyalahkan segelintir pemimpin DAP yang dikaitkan dengan menghina Islam kerana parti itu bukan parti Islam dan kefahaman mereka terhadap Islam mungkin tidak mendalam.

Beliau sebaliknya menyalahkan sikap pemimpin Islam yang menolak ajaran Islam sehingga agama itu tercemar dan telah disalah ertikan kesuciannya oleh mereka yang bukan Islam.

"DAP kalau hina Islam pasal dia bukan Islam. Yang orang Islam tolak Islam itu lebih menghina Islam," katanya kepada pemberita di sini hari ini ketika diminta mengulas tindak tanduk beberapa pemimpin DAP kebelakangan ini yang dituduh oleh pihak tertentu menghina Islam.

Nik Aziz berkata untuk meningkatkan kefahaman DAP terhadap Islam, Pas sebagai rakan kepada DAP dalam pakatan pembangkang, mengambil pendekatan memberi penerangan kepada pemimpin pemimpin parti itu supaya mereka lebih memahami Islam.

"Kita mendekati mereka melalui forum, wacana dan perbincangan," katanya.

Nik Aziz juga mempertikaikan tindakan pihak tertentu yang melabelkan penasihat Parti Keadilan Rakyat Datuk Seri Anwar Ibrahim sebagai pengkhianat.

Sebaliknya beliau berkata perkara yang patut dipertikaikan adalah jika berlaku kepincangan dalam pelaksanaan dasar PKR dan bukannya membuat serangan peribadi.

"Kenapa nak serang batang tubuh orang. Sepatutnya seranglah dasar PKR. Saya rasa malu dengan orang Melayu sekarang yang menyerang batang tubuh orang," katanya.

Wakil Rakyat PAS harap isu sampah selesai September ini

ALOR SETAR, 12 Ogos :- Para wakil rakyat PAS di Kedah mengharap penuh agar isu pengangkutan sampah di bandaraya Alor Setar selesai selepas September ini.

Buat sementara ini, pelbagai pendekatan terpaksa mereka ambil bagi menangani isu kutipan sampah yang tidak berjaya diselesaikan oleh Majlis Bandaraya Alor Setar (MBAS) ini selepas pembentukannya.

Adun Kubang Rotan, Mohd Nasir Mustafa berkata, masalah kutipan sampah di Alor Setar adalah masalah yang serius dan sebagai wakil rakyat beliau terpaksa menghadapi isu ini hampir setiap hari.

Kunjungan ke Alor Setar menemui satu masalah asas yang kepada semua orang...sampah. Dari berbual dengan rakan di sebelah tempat duduk di atas kapal terbang Fire Fly yang berlepas dari Subang sehinggalah bertemu dengan para wakil rakyat di sana...sampah adalah isunya.

"Dulu masa kami jadi pembangkang, isu inilah yang saya dan Dato' Mahfuz Omar jaja. Namun isu yang kita hadapi menjelang pilihan raya 2008 belum selesai hinggalah kini," kata Mohd Nasir.

Asas kepada isu ini adalah apabila masalah pengurusan sisa pepejal (sampah) ini diserahkan bidang kuasanya kepada kerajaan pusat. Pengurusannya pula dibuat melalui penswastaan.

ImageIa juga menjadi masalah apabila Alor Setar mahu dinaikkan statusnya dari bandar ke bandar raya padahal ciri-ciri sebuah bandar raya belum dipenuhi oleh Alor Setar.

Akibatnya, pendapatannya tidak mencukupi untuk membolehkannya bertanggungjawab penuh kepada keperluan penduduknya.

"Misalnya penduduk Alor Setar tidak sampai sejuta tetapi mahu dijadikan bandar raya juga sedangkan antara syarat bandar raya adalah penduduknya satu juta orang.

"Apabila sifat bandar raya tak cukup, ia tidak boleh berfungsi dan berperanan sebagai bandar raya...Ini antara masalah yang kerajaan kita (Pakatan Rakyat) terpaksa pikul sekarang," kata anggota Parlimen Jerai, Mohd Firdaus Jaafar.

Sumber : Harakahdaily

90 pemimpin Pakatan berbengkel hari ini.

PETALING JAYA, 12 Ogos :- Selepas berdepan dengan pelbagai isu dalaman dan serangan besar-besaran dari Barisan Nasional (BN), 90 pemimpin tertinggi Pakatan Rakyat akan berhimpun dalam satu bengkel hari ini.

Bengkel Memperkukuhkan Pakatan Rakyat ini akan diadakan di sebuah hotel dekat sini dan dijangka akan membincangkan secara mendalam cabaran yang dihadapi oleh pakatan tiga parti itu.

Menurut satu kenyataan media Pakatan, satu sidang media akan diadakan sempena seminar itu di Tropicana Golf Club, Petaling Jaya.Demikian seperti dilapor oleh Harakahdaily sebagai berkata.

Dalam bengkel ini, pimpinan tertinggi Pakatan Rakyat dijangka akan menyampaikan ucaputama masing-masing.

Antara topik yang akan dibincangkan dalam bengkel adalah dasar-dasar utama Pakatan Rakyat, kejayaan dan penambahbaikan dalam Pakatan Rakyat.

Sejak kebelakangan ini, Umno dan Barisan Nasional memperhebatkan serangannya ke atas Pakatan. Antaranya dengan menggunakan jentera kerajaan khasnya Suruhanjaya Pencegahan Rasuah Malaysia (SPRM).

Ia hanya terhenti sekejap apabila matinya pegawai khas Exco Selangor, Teoh Beng Hock di pejabat SPRM Selangor.

Namun selepas itu, serangan kembali menjadi-jadi. Kemuncaknya adalah kenyataan Perdana Menteri, Datuk Seri Najib Tun Razak yang BN ingin mengambil Selangor kembali.

Antara puncanya, kekuatan kewangan yang ada kepada Selangor ketika negara sedang menghadapi kegawatan ekonomi yang dikira teruk. Hingga kini, laporan suku kedua Keluaran Dalam Negara Kasar (KDNK) masih belum dikeluarkan walaupun Ogos sudah berada di pertengahan.

Menuju ke arah itu, pelbagai pendekatan diambil. Antaranya melaga-lagakan pimpinan PAS Selangor dengan pimpinan DAP dan PKR.

Yang terbaru isu penjualan arak dan isu penghinaan terhadap Islam yang semacam direka-reka terhadap pemimpin DAP.

ImageKetua Pemuda DAP, Loke Siew Fook (gambar), antara mangsa fitnah ini.

"Saya tidak pernah menghasilkan sebarang tulisan yang menghina kerabat diraja, kaum Melayu ataupun Islam sepanjang hidup saya.

"Saya dengan tegas menafikan tuduhan bahawa saya ada menulis artikel untuk menghina Sultan Perak, Raja Nazrin.

"Saya tiada sebarang pengetahuan tentang apa jua kandungan dalam blog http://sjsandteam.worldpress.com. Satu-satunya blog saya ialah lokesiewfook.blogspot.com," kata beliau.


Ekoran itu, dia telah membuat laporan polis untuk menafikan penglibatan beliau dalam penerbitan artikel hasutan sedemikian.

Dalam masa yang sama, Ketua Pemuda PAS, Nasruddin Tantawi juga menjadi mangsa fitnah apabila satu surat atas nama beliau diedarkan kepada para peniaga di sekitar kawasan perhimpunan Mansuh ISA 1 Ogos lepas.

ImageSurat itu menyebut PAS dan GMI (Gerakan Mansuhkan ISA) sedia menanggung segala kerugian akibat perhimpunan Mansuh ISA itu.

Yang peliknya, surat yang bertarikh 4 Ogos itu ditandatangani oleh Nasruddin dalam keadaan beliau masih lagi Timbalan Ketua Pemuda PAS Pusat.

Surat yang dipercayai palsu ini telah disiarkan di muka depan sebuah akhbar harian berbahasa Inggeris yang editornya adalah penyokong tegar Tun Dr Mahathir, bekas perdana menteri.

Dalam pada menangani serangan dari BN, Pakatan juga dipercayai akan menangani perbezaan pendapat sesama sendiri dalam bengkel ini.

Antaranya masalah pemimpin PAS dan DAP ekoran isu arak di Selangor, kenyataan Jeff Ooi terhadap JIM di Pulau Pinang dan juga kaedah menangani masyarakat pelbagai kaum di negara ini.

Krepek daun kadok..

Aneh tapi nyata, itulah yang saya temui dalam perjalanan ke utara petang tadi. dengan harga RM 4 rasanya berbaloi dengan rangup dan enaknya krepek daun kadok. kepada yang ingin merasa boleh singgah di R&R Gurun arah utara.


Spam penipuan untuk menceroboh akaun emel anda!!!

Oleh : Amier Selamat

Assalamualaikum.

Berhati-hati jika anda menerima spam sebegini!!!.

Ini adalah spam dan satu cara penipuan supaya akaun anda boleh diakses dan mencuri maklumat dalam emel anda.

Jika anda mendapat emel sebegini sila abaikan dan terus delete

Dia akan meminta username dan pasword anda seperti ini.

Dear Valued Member,
Due to the congestion in all Yahoo users and removal of all unused Yahoo Accounts,Yahoo would be shutting down all unused accounts,You will have to confirm your E-mail by filling out your Login Info below after clicking the reply botton, or your account will be suspended within 24 hours for security reasons.

UserName: ............ ......... ......... ......... .....
Password:... ......... ......... ......... ......... .......
Date Of Birth: ............ ......... ......... ......... .
Country Or Territory:.. ......... ......... ......... ..

After Following the instructions in the sheet,your account will not be interrupted and will continue as normal.Thanks for your attention to this request.We apologize for any inconvinience.


Yahoo! Customer Care
Case number: 8941624
Property: Account Security
Contact date: 2009-08-11

take the survey
Yahoo! Copyright © 2009 Yahoo! Inc. All rights reserved


Makna Jamaah

By: Prof. Dr. Achmad Mubarok MA

Salat Jum`at diikuti oleh orang sekampung atau selingkungan dengan berjama`ah di masjid jami`, dikerjakan pada hari Jum`at. Apa sebenarnya makna dari salat jum`at itu ? dan kenapa harus berjamaah? Allah berfirman bahwa manusia (dan jin) dicipta tak lain agar mereka menyembah (beribadah) kepada Allah, wama khalaqtu al jinna wa al insa illa liya`budun (Q/51:56).

Menjadikan Allah sebagai satu-satunya yang disembah(la ilaha illa Allah) disebut tauhid, artinya mengesakan Allah. Salat merupakan ritus ibadah yang paling lengkap, terdiri dari gerak, bacaan dan doa. Sebagai syari`at agama, salat bukan saja menggambarkan tauhid, tetapi juga menyimbolkan tatanan ideal masyarakat manusia.

Manusia diciptakan Allah SWT berpasangan jenis, lelaki, perempuan, juga bersuku-suku dan berbangsa-bangsa dengan segala keragamannya, tak lain adalah agar mereka saling mengenal dan memberi manfaat satu dan lainnya, lita`arafu (Q/49:13). Tatanan salat juga menyimbolkan bagaimana caranya masyarakat manusia mencapai maksud itu, yakni saling mengenal dan saling memberi manfaat.

Semua manusia dalam salatnya harus menghadap kiblat (arah) yang sama, dengan bacaan yang sama dalam bahasa yang sama (bahasa Arab). Untuk membangun kebersamaan, disyari`atkan berjamaah, yakni salat bersama dipimpin oleh seorang imam.

Layaknya kepemimpinan sosial, seorang imam disyaratkan 3 hal (1) fasih bacaannya, . (2) ilmu agamanya tertinggi diantara yang lain, dan (3) tertua usianya.

Ini adalah simbol persyaratan seorang pemimpin bangsa yakni (1) harus bisa berkomunikasi dengan rakyatnya, (2) memenuhi syarat standard keilmuan yang relevan, dan (3) senioritas.

Jika seseorang sedang mengimami, maka makmum di belakangnya harus patuh total kepada imam, tidak boleh mendahului dan tidak boleh tertinggal. Sebaliknya jika imamnya keliru, maka makmum boleh mengingatkan dengan membaca subhanallah. Jika imamnya batal, buang angin misalnya, maka ia langsung harus mengundurkan diri, digantikan oleh orang yang persis di belakangnya. Demikian juga dalam tatanan masyarakat,

Jika seseorang telah dipilih menjadi pemimpin, maka rakyat harus menghormati dan mematuhi kepemimpinannya. Jika Pemimpin melakukan kesalahan, rakyat boleh menegur dan mengkritiknya, dan jika Pemimpin melanggar sumpah jabatannya (batal) maka seyogyanya ia langsung mengundurkan diri agar tidak terjadi gejolak, jangan menunggu dilengserkan oleh rakyat, karena melengserkan pemimpin itu membutuhkan biaya (ekonomi dan sosial) yang besar.

Sebagaimana tatanan masyarakat itu bertingkat-tingkat, maka syari`at berjamaah juga bertingkat-tingkat. Di dalam setiap rumah tangga seyogyanya ada salat berjama`ah, bapak menjadi imam dan istri dan anak-anak makmum di belakangnya. Pada salat lima waktu hendaknya ada salat jamaah di setiap masjid dan mushalla. Seminggu sekali kumpulan masyarakat yang lebih luas menyelenggarakan salat jum`at di masjid besar, disebut masjid jami`. Setahun dua kali lingkungan yang lebih luas melakukan salat jamaah di masjid agung atau di alun-alun, yakni salat Idul Fitri dan Idul Adha. Secara geografis, setahun sekali duta-duta bangsa disyari`atkan berjamaah di tempat yang sama, yakni ibadah haji di Makkah al Mukarromah. Berjama`ahlah, karena di dalam berjama’ah terkandung banyak berkah. Wallohu a`lamu bissawab.

sumber, http://mubarok- institute. blogspot. com

Wassalam,
agussyafii

YaPEIM budayakan infaq bantu perkasa sosioekonomi ummah

Oleh : mohd naim mohd zain

SUATU ketika Abdul Rahman Auf menghadap Rasulullah SAW sambil membawa 4,000 dirham untuk disedekahkan. Abdul Rahman berkata: "Aku mempunyai 8,000 dirham, aku simpan 4,000 dirham daripadanya untuk diriku dan keluargaku, 4,000 dirham lagi aku pinjamkan untuk Tuhanku. Lantas Rasulullah SAW bersabda: "Semoga Allah memberkati kamu pada apa yang kamu simpan dan apa yang kamu berikan."

Saidina Uthman pula berkata: "Menjadi tanggungjawab saya menyediakan kelengkapan untuk orang yang tidak memiliki kelengkapan dalam peperangan Tabuk".

Lalu beliau menyediakan 1,000 unta dilengkapi tali hidung dan pelana. Beliau juga mewakafkan periginya, bir ruumah, kepada kaum Muslimin.

Abu Said al Khudri berkata: "Saya melihat Rasulullah SAW menadah tangan ke langit seraya berdoa untuk Uthman, Ya Tuhan, sesungguhnya aku meredai Uthman Affan, maka Engkau redailah dia". Baginda terus menadah tangan sehingga terbit fajar.

Sempena dua peristiwa di atas, Allah SWT berfirman bermaksud: "Bandingan (derma) orang yang membelanjakan harta pada jalan Allah...." (Surah al-Baqarah, ayat 261).

Ayat sebelumnya banyak berkaitan hari kebangkitan. Allah memberikan penegasan berhubung manusia akan dibangkitkan di suatu tempat untuk disempurnakan ganjaran mereka sesudah dihisab.

Ayat di atas pula diturunkan dengan memfokuskan kelebihan dan ganjaran infaq (mengeluarkan harta untuk kebajikan) di jalan Allah. Ia boleh dianggap usaha atau amal kebaktian yang bakal menjadi sebahagian pertimbangan pada hari kebangkitan kelak.

Ada banyak kupasan kebaktian yang boleh dikategorikan 'pada jalan Allah' seperti disebutkan dalam ayat itu antaranya ialah menyebarkan ilmu, usaha membasmi kejahilan, kemiskinan dan penyakit.

Tahap tertinggi ialah jihad memartabatkan kalimah Allah (Islam). Sesiapa berjihad selepas mengenal pasti dalil seperti ditunjukkan Nabi SAW, ia mendapat ganjaran besar.

Al-Quran berkali-kali menggalakkan supaya umat melakukan infaq kerana ia wasilah bagi menghimpun kekayaan dan menjamin kesenangan untuk semua. Ia satu-satunya cara untuk memelihara kekuatan dan kemuliaan umat, di samping mengalahkan musuh yang menindas mereka.

Jika umat kedekut dengan hartanya, pasti mereka dicengkam kehinaan dan kemelesetan. Ibn Umar berkata: "Tatkala ayat di atas diturunkan, Rasullah SAW bersabda, ya Allah, tambahkanlah untuk umatku."

Susulan itu diturunkan firman Allah bermaksud: "Siapakah orangnya yang (mahu) memberikan pinjaman kepada Allah sebagai pinjaman yang baik (ikhlas) supaya Allah melipatgandakan balasannya?" (Surah al-Baqarah, ayat 245).

Firman Allah SWT bermaksud: "Wahai orang beriman! Jangan rosakkan (pahala amal) sedekah kamu dengan perkataan mengungkit dan kelakuan yang menyakiti." (Surah al-Baqarah, ayat 264).

Allah berfirman bermaksud: "Mereka mendapat pahala di sisi Tuhan dan tidak ada kebimbangan (berlaku kejadian tidak baik) terhadap mereka dan mereka pula tidak akan berdukacita. " (Surah al-Baqarah, ayat 262).

Infaq sebenarnya mempunyai kedudukan dan peranan yang penting dalam sistem ekonomi. Istilah infaq termasuk zakat, sedekah dan segala perbelanjaan untuk jalan kebajikan (sedekah jariah dan wakaf).

Infaq juga boleh meraih keredaan Allah (merealisasikan perhambaan diri) serta membersih dan menyucikan harta (mengikis sifat cintakan harta, bakhil dan tamak) serta menetapkan matlamat sebenar penguasaan harta.

YaPEIM menerusi misi besarnya 'Membangun Ummah Melalui Budaya Beramal Jariah' mempunyai peranan penting dalam membudayakan amalan sedekah jariah seperti ini.

Di negara kita, amalan ini dipraktikkan secara meluas sama ada menerusi saluran diinstitusikan, mahupun saluran tidak rasmi. Ada banyak institusi ibadah, pendidikan dan kebajikan didirikan atas asas amal jariah ini.

Dua perkara penting yang harus diberi perhatian ialah:

Semangat beramal jariah ini jika digerakkan bersungguh-sungguh dan melalui penyediaan prasarana beramal jariah secara profesional (seperti di YaPEIM) dan didukung semua lapisan masyarakat berdasarkan tahap keupayaan masing-masing dapat mewujudkan dana yang besar serta boleh berperanan dengan lebih berkesan bagi membantu pembangunan sosioekonomi umat dan negara.

Pelaksanaan Program Amal Jariah berdasarkan tafsiran yang luas, akan memungkinkan kita dapat menyelesaikan sebahagian permasalahan masyarakat di samping mempamerkan keindahan Islam yang sebenar.

4 PERKARA UNTUK SIHAT

Oleh : Zamri Keciks

Empat perkara menguatkan badan

1. makan daging

2. memakai haruman

3. kerap mandi

4. berpakaian dari kapas

Empat perkara menajamkan fikiran

1. tidak banyak berbual kosong

2. rajin bersugi (gosok gigi)

3. bercakap dengan orang soleh

4. bergaul dengan para ulama

Empat perkara melemahkan badan

1. banyak berkelamin (bersetubuh)

2. selalu cemas

3. banyak minum air ketika makan

4. banyak makan bahan yang masam

Empat perkara menajamkan mata

1. duduk mengadap kiblat

2. bercelak sebelum tidur

3. memandang yang hijau

4. berpakaian bersih

Empat perkara merosakkan mata

1. memandang najis

2. melihat orang dibunuh

3. melihat kemaluan

4. membelakangi kiblat

4 CARA TIDUR

1. Tidur Para Nabi
Tidur terlentang sambil berfikir tentang kejadian langit dan
bumi.

2. Tidur Para Ulama' & Ahli Ibadah
Miring ke sebelah kanan untuk memudahkan terjaga untuk solat
malam.

3. Tidur Para Raja Yang Haloba
Miring ke sebelah kiri untuk mencernakan makanan yang banyak
dimakan.

4. Tidur Syaitan
Menelungkup/tiarap seperti tidurnya ahli neraka.


Ilustrasi oleh Mariam Ben-Arab

Oleh : Mat Rock









Shalat Hajat dan Doa Mujarrab untuk Mencapai Hajat

Oleh :

Shalat hajat ini dilakaukan saat kita punya hajat yang sangat penting. Kemujarraban shalat hajat ini ditegaskan oleh Rasulullah saw dalam sabdanya:

"Barangsiapa yang melakukan shalat pada hari Kamis empat rakaat (dua salam); rakaat pertama setelah Fatihah membaca surat Al-Ikhlash (21 kali); rakaat kedua setelah Fatihah membaca surat Al-Ikhlash (21 kali). Rakaat pertama (dalam shalat yang kedua) setelah Fatihah, surat Al-Ikhlash (31 kali); rakaat kedua (dalam shalat yang kedua) setelah Fatihah, surat Al-Ikhlash (41 kali). Kemudian sesudah salam (dari shalat yang kedua) membaca surat Al-Ikhlash (51 kali), kemudian sujud sambil membaca Ya Allah (100 kali), kemudian memohon apa yang diinginkan. Maka, sekiranya orang yang melakukan shalat ini memohon kepada Allah untuk memindahkan gunung niscaya gunung itu akan pindah, dan yang memohon pertolongan niscaya pertolongan itu akan datang; karena di antara dia dan Allah tidak ada hijab, dan Allah swt marah kepada orang yang melakukan shalat ini yang tidak memohon hajatnya kepada-Nya." (Mujarrabat Imamiyah: 30)

Doa Mujarrab untuk Mencapai Hajat

بسم الله الرحمن الرحيم
اللهم صل على محمد وآل محمد

اِلَهِي كَيْفَ اَدْعُوكَ وَاَنَا اَنَا، وَكَيْفَ اَقْطَعُ رَجَآئِي مِنْكَ وَاَنْتَ اَنْتَ. اِلَهِي اِذَا لَمْ اَسْئَلْكَ فَتُعْطِيْنِي فَمَنْ ذَاالَّذِي اَسْئَلُهُ فَيُعْطِيْنِي؟ اِلَهِي اِذَا لَمْ اَدْعُكَ فَتَسْتَجِيْبُ لِي فَمَنْ ذَا الَّذِي اَدْعُوهُ فَيَسْتَجِيْبُ لِي؟ اِلَهِي اِذَا لَمْ اَتَضَرَّعْ اِلَيْكَ فَتَرْحَمُنِي فَمَنْ ذَاالَّذِي اَتَضَرَّعُ اِلَيْهِ فَيَرْحَمُنِي؟ اِلَهِي فَكَمَا فَلَقْتَ الْبَحْرَ لِمُوْسَى عَلَيْهِ السَّلاَمُ وَنَجَّيْتَهُ اَسْئَلُكَ اَنْ تُصَلِّيَ عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ، وَاَنْ تُنَجِّيَنِي مِمَّا اَنَا فِيْهِ، وَتُفَرِّجَ عَنِّي فَرَجًا عَاجِلاً غَيْرَ آجِلٍ بِفَضْلِكَ وَرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Bismillâhir Rahmânir Rahîm
Allâhumma shalli ‘alâ Muhammadin wa âli Muhammad

Ilâhî kayfa ad'ûka wa ana ana, wa kayfa aqtha'u rajâî minka wa Anta Anta. Ilâhî idzâ lam as-alka fatu'thînî faman dzal ladzî as-aluhu fayu'thînî? Ilâhî idzâ lam ad'ûka fatastajîbulî faman dzal ladzî ad'ûhu fayastajîbulî? Ilâhî idzâ lam adharra' ilayka fatarhamunî faman dzal ladzî adharra'u ilayhi fayarhamunî? Ilâhî fakamâ falaqtal bahra li-Mûsâ `alayhis salâm wa najjaytahu as-aluka an tushalliya ‘alâ Muhammadin wa âli Muhammad, wa an tunajjiyanî mimmâ ana fîhî, wa tufarrija `annî farajan `âjilan ghayra âjilin bifadhlika wa rahmatika yâ Arhamar râhimîn.

Dengan asma Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang
Ya Allah, sampaikan shalawat kepada Rasulullah dan keluarganya

Ilahi, Bagaimana aku berdoa kepada-Mu sementara aku adalah aku, bagaimana aku putus asa dari-Mu sementara Engkau adalah Engkau. Ilahi, jika aku tidak memohon kepada-Mu yang kemudian memberi aku, kepada siapa lagi aku harus memohon yang kemudian memberi aku? Ilahi, jika aku tidak berdoa kepada-Mu yang kemudian mengijabah doaku, kepada siapa lagi aku harus berdoa yang kemudian memperkenankan doaku? Ilahi, jika aku tidak merendahkan diri kepada-Mu yang kemudian menyayangi aku, kepada siapa lagi aku harus merendahkan diri yang kemudian menyayangi aku? Ilahi, sebagaimana Engkau telah membelah lautan untuk Nabi Musa (as) dan Kau selamatkan ia, aku memohon kepada-Mu sampaikan shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, selamatkan aku dari apa yang aku takutkan, dan bahagiakan aku dengan kebahagiaan yang segera dan tidak tertunda-tunda dengan karunia dan rahmat-Mu wahai Yang Maha Pengasih dari segala yang mengasihi.

Doa ini diajarkan oleh Imam Ali Zainal Abidin (sa), salah seorang cucu Rasulullah saw yaitu putera Al-Husein bin Fatimah binti Rasulilllah saw.

Doa ini diriwayatkan oleh Maqatil bin Sulaiman dari Imam Ali Zainal Abidin (sa). Ia mengatakan: Barangsiapa yang membaca doa ini seratus kali dan doanya tidak diijabah, maka laknatlah Maqatil. (Mujarrabat Imamiyah, hlm 114).

Ini menunjukan bahwa Maqatil bin Sulaiman telah membuktikannya, dan saking yakinnya ia berani mengatakan seperti itu.

DOA HARI RABU

Oleh : Shah Bundy

Dengan asma Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang

Ya Allah, sampaikan shalawat kepada Rasulullah dan keluarganya

Segala puji bagi Allah, Yang menjadikan malam sebagai pakaian dan tidur sebagai peristirahatan dan siang sebagai saat bertebaran

Segala puji bagi-Mu, Kau bangkitkan aku dari tidurku,

Kalau Kau kehendaki, Kau jadikan tidurku tidur abadi, tanpa henti
Milik Allah, makhluk tak terhitung

Ya Allah, bagi-Mu segala puji
Kau ciptakan, Kau takdirkan, Kau tentukan, Kau matikan, Kau hidupkan, Kau sakitkan, Kau sembuhkan, Kau selamatkan, Kau hancurkan

Di atas singgasana-Mu Kau bertahta
Di atas kerajaan-Mu Kau berkuasa

Kusampaikan pada-Mu doa orang yang lemah tenaganya, yang putus kekuatannya, yang dekat ajalnya, yang mendunia hasratnya, yang berat keperluannya akan rakhmatMu,yang besar deritaNya karena dosa-dosanya, yang banyak jatuhnya dan gelincirnya,
yang terpusat padaMu saja taubatnya.

Sampaikan shalawat kepada Muhammad penutup para nabi serta ahli baytnya yang baik dan suci

Curahkanlah padaku syafaat Muhammad saw
Janganlah Kau jauhkan aku dari persahabatan dengannya

Sungguh, Engkaulah Yang Terkasih dari segala yang mengasihi

Ya Allah, tetapkanlah bagiku empat hal pada hari Rabu:

Jadikanlah kekuatanku untuk taat kepada-Mu,
kerajinanku untuk beribadah kepadaMu,
kedambaanku untuk memperoleh ganjaranMu,
dan keenggananku terhadap apa saja yang mengundang kepedihan siksa-Mu

Sungguh, Engkaulah pemberi karunia kepada orang yang Kau kehendaki.

Doa ini adalah doa Imam Ali Zainal Abidin (sa) salah seorang cucu Rasulullah saw.

(kitab Mafâtihul Jinân, kunci-kunci surga, bab 1, pasal 3)

That Make You Say Damn!

Oleh : Zamri Keciks


















Cinta Rasul saw dan Pengampunan Dosa

Oleh : Shah Bundy

Cinta memilik dampak yang besar ke dalam kehidupan manusia. Cinta dapat merubah kehidupan manusia. Dari pesimis menjadi optimis, dari sedih menjadi bahagia, dan lainnya. Ala kulli hal, cinta dapat menimbulkan getaran golombang yang dapat merubah kehidupan manusia.

Ibnu Arabi membagi cinta menjadi: cinta hewani, cinta insani, dan cinta Ilahi. Cinta hewani menjadikan manusia berprilaku seperti hewan. Dengan cinta insani manusia dapat mengakualkan sifat-sifat insaniyahnya. Sementara Cinta Ilahi memiliki tingkat yang tertinggi. Getaran golombang cinta inilah yang dapat menghapus dosa-dosa kita, dan mengantarkan kita pada kebahagiaan yang sejati.

Allah swt berfirman:
“Katakanlah: Jika kalian (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mencintai kalian dan mengampuni dosa-dosa kalian. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Ali-Imran: 31)

Cinta Ilahi disyaratkan harus mengikuti tapak-tilas suci Rasulullah saw. Dan itu tak akan terjadi tanpa cinta kepada Rasulullah saw. Karena golombang cinta itulah yang mengerakkan kita untuk mengikuti jejaknya. Cinta kepada Rasulullah saw merupakan getaran dalam hati, dan mengikuti jejaknya merupakan refleksi cinta.

Jadi, getaran golombang cinta Rasul saw itulah yang menghapuskan dosa-dosa kita. Dengan kata lain, getaran golombang cinta itulah yang merobek tirai-tiran hitam dalam hati kita. Dengan tersingkapnya tirai-tirai hitam itu, maka cahaya rahmat Allah swt dapat menembus dan memasuki hati kita sehingga kita merasakan indahnya kebahagiaan yang sejati.

Dengan narasi yang sangat indah Imam Ali Zainal Abidin (sa) mengajarkan doa cinta kepada kita:

Dengan Asma-Mu Yang Mahakasih dan Mahasayang
Aku memohon cinta-Mu, cinta orang yang mencintai-Mu, dan cinta amal yang membawaku ke samping-Mu. Jadikan Engkau lebih aku cintai daripada selain-Mu. Jadikan cintaku pada-Mu membimbingku pada ridha-Mu. Jadikan kerinduanku pada-Mu mencegahku dari maksiat atas-Mu. Anugerahkan padaku memandang-Mu.Tataplah diriku dengan tatapan kasih sayang. Jangan palingkan wajah-Mu dariku. Jadikan aku di antara penerima anugerah dan karunia-Mu wahai Pemberi Ijabah ya Arhamar rahimin.

Wassalam

Bukan Noordin..

Polis Indonesia hari ini mengesahkan bahawa mayat lelaki yang ditembak mati di Temanggung pada Sabtu lalu ialah pengganas yang dikenali sebagai Ibrohim, 37, yang terlibat merancang dan mengatur pengeboman di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton di sini pada 17 Julai lepas.Foto AP.


JAKARTA: Polis Indonesia hari ini mengesahkan bahawa mayat lelaki yang ditembak mati di Temanggung pada Sabtu lalu ialah pengganas yang dikenali sebagai Ibrohim, 37, yang terlibat merancang dan mengatur pengeboman di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton di sini pada 17 Julai lepas.

Pengesahan identiti Ibrohim adalah hasil ujian DNA yang dijalankan ke atas mayat lelaki itu, kata Ketua Pusat Pengecaman Identiti Mangsa Bencana Polis Indonesia, Brig Jen Eddy Saparwoko pada sidang media di sini hari ini.

Mayat tersebut sebelum ini pernah dilaporkan kemungkinan sebagai Noordin Mohd Top, pengganas yang paling dikehendaki di Indonesia yang dikatakan menjadi dalang di sebalik beberapa tragedi pengeboman di negara ini.

Eddy berkata ujian DNA dengan sampel daripada keluarga Noordin didapati tidak padan tetapi sebaliknya padan dengan sampel daripada keluarga Ibrohim yang tinggal di Kuningan dan dengan itu mayat berkenaan disahkan sebagai Ibrohim.

Menurut polis, Ibrohim yang bekerja sebagai penata bunga di hotel JW Marriott dan menghilang sejak 17 Julai menjadi buruan kerana disyaki membawa bom dalam tiga kotak masuk ke hotel itu dengan menggunakan van pengangkut bunganya.

Bom dalam tiga kotak itulah yang diletupkan oleh dua orang pengebom berani mati pada pagi Jumaat itu, yang meragut sembilan nyawa (termasuk dua pengebom) dan mencederakan lebih 50 orang yang lain.

Ketua Perhubungan Awam Markas Besar Polis Indonesia, Nanan Soekarna pula berkata polis tidak pernah memberi keterangan sebelum ini bahawa lelaki itu adalah Noordin, pengganas yang berasal dari Malaysia yang menjadi buruan di Indonesia sejak sembilan tahun lepas.

Ujian DNA ke atas mayat lelaki yang mati setelah dihujani peluru ketika bersembunyi di sebuah rumah di Desa Kedu, Temanggung, diuji dengan sampel DNA keluarga Noordin dari Johor Baharu dan sampel keluarganya yang lain di Cilacap dan Klaten, Indonesia.

"Namun hasilnya tidak cocok (padan) semuanya," kata Eddy dan menambah namun ujian menggunakan sampel daripada seorang anak lelaki dan perempuan Ibrohim, kemudiannya didapati seratus peratus padan.

Pada sidang media itu juga polis mengumumkan hasil ujian DNA ke atas Dani Permana, yang berasal dari Bogor, yang disahkan sebagai pengebom di Hotel JW Marriott.

Hasil ujian DNA ke atas lelaki yang dipercayai juga pengebom di Ritz Carlton pula, Nana Ichwan Maulana, dari Banten, masih belum selesai dilakukan.

Dua ujian DNA yang sudah selesai dijalankan juga mengesahkan bahawa pengganas yang ditembak mati dalam satu lagi operasi di Bekasi pada 8 Ogos lalu di mana polis turut menjumpai 500 kilogram bahan peledak, ialah Aher Setiawan, 28, dan Eko Joko Santoso, 27.

Menurut Nanan, Aher juga terlibat dalam pengeboman di kedutaan Australia pada 2003 sementara Eko merupakan pembuat bom yang digunakan dalam letupan di kedua-dua hotel mewah tersebut.

"Dalam kejadian ini, Noordin merupakan perancang utama yang hadir dalam beberapa pertemuan kelompok pengganas termasuk di Mampang di sini dan Jati Asih di Bekasi.

"Walaupun dia tidak terlibat secara langsung di lapangan tetapi dialah yang merancang dan memotivasi suspek lain untuk beraksi," katanya dan menambah masih terdapat antara tiga hingga lima orang dalam kumpulan itu yang sedang diburu. Beliau berkata tiga lagi lelaki yang disyaki terbabit dalam kejadian pengebomam di keduadua buah hotel di kawasan Mega Kuningan itu telah juga ditangkap.

Mereka ialah Amir Abdillah yang menjadi penjaga rumah persembunyian pengganas di Bekasi, Aris serta Hendra, penduduk Temanggung yang menyembunyikan Ibrohim dan Noordin.

Nanan bagaimanapun enggan mengulas mengenai rancangan untuk memburu Noordin dan anggota kumpulan pengganasnya, tetapi berkata beliau percaya Noordin masih berada di Indonesia.

"Sekarang fokus polis bukan terhadap Noordin sahaja kerana dia merupakan mastermind tetapi juga merangkumi orang lain yang direkrut olehnya," kata beliau.

Beliau berkata dari siasatan ke atas mereka yang ditangkap, polis mendapati rancangan untuk mengebom keduadua buah hotel itu sudah dibuat oleh kumpulan pengganas tersebut sejak April lalu.

Pada sidang media itu juga, polis turut menayangkan rakaman kamera litar tertutup (CCTV) di keduadua hotel itu, yang menunjukkan pergerakan Ibrohim pada 8 Julai sedang melakukan survei lokasi dengan Nana Maulana dan pada 16 Julai, Ibrohim memasukkan bom dalam kotak bunga melalui pintu masuk barang di JW Marriott.

Visual pada 17 Julai pula menunjukkan Ibrohim membawa masuk Nana Maulana ke hotel Ritz Carlton melalui pintu masuk pekerja pada pukul 6.15 pagi, kira-kira 90 minit sebelum letupan berlaku.

Sementara itu di Hospital Pusat Polis Dr Sukamto di Keramat Jati di sini, beberapa keluarga sudah menuntut mayat pengganas yang terbunuh itu. BERNAMA