21 Ramadhan 1431H.oleh : Said Abdul Aziz al-Jandul
Perempuan yang tidak perlu ber’iddah ialah perempuan yang setelah akad nikah selesai lalu ditalak sebelum suami mencampurinya. Dalilnya adalah firman Allah Subhaanahu Wata'ala:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نَكَحْتُمُ الْمُؤْمِنَاتِ ثُمَّ طَلَّقْتُمُوهُنَّ مِنْ قَبْلِ أَنْ تَمَسُّوهُنَّ فَمَا لَكُمْ عَلَيْهِنَّ مِنْ عِدَّةٍ تَعْتَدُّونَهَا
“Wahai orang-orang yang beriman, apabila kamu menikahi perempuan-perempuan yang beriman, kemudian kamu ceraikan mereka sebelum kamu mencampurinya maka sekali-kali tidak wajib atas mereka ‘iddah bagimu yang kamu minta menyempurnakannya.” (Al-Ahzab: 49).


Previous Article



Responses
2 Respones to "Wanita di Bawah Naungan Islam : Perempuan yang Dicerai dan Tidak Perlu Ber’iddah"
Janda berhias lah ni.... :)
9/01/2010 12:30 AM
كل عام وأنتم بخير
9/01/2010 7:53 AM
Catat Ulasan