17 Jun 2011

Kemuliaan

15 Rejab 1432H. [MOD] -
Jarjani Usman

“Kunci kemuliaan ialah taat kepada Allah dan RasulNya” (Ibnul Qayyim).

Kemuliaan, kehormatan, dan sejenisnya adalah derajat yang banyak dicari manusia di dunia ini. Kebanyakan cenderung beranggapan bahwa kemuliaan akan diraih dengan wang atau harta benda, sehingga itulah yang dikejar dan dikumpulkan siang dan malam. Sebahagian yang lain beranggapan bahwa kemuliaan boleh diraih dengan kedudukan, maka meraih gelar setinggi-tingginya adalah targetnya. Namun, menurut Imam Ibnul Qayyim, meraih sesuatu perlu mengetahui kuncinya, seperti kemuliaan yang berkuncikan ketaatan kepada Allah dan RasulNya.

Ibnul Qayyim telah menunjukkan sebuah kunci hidup mulia yang hakiki, yang bila digunakan akan membuka gerbang untuk kemuliaan di dunia dan akhirat. Apalagi derajat kemuliaan yang diperoleh dengan harta, biasanya hanya bertahan sebentar saja. Orang yang memilikinya hanya dianggap mulia ketika memiliki harta saja, namun segera menjadi orang tidak berharga ketika hartanya telah tiada. Demikian juga dengan kedudukan, hanya dimuliakan dalam waktu sementara, khususnya ketika kedudukan masih dipegang.

Bahkan, harta dan kedudukan boleh membuat orang yang memilikinya menjadi tinggi hati, lupa diri, tertekan jiwanya, dan sesat, bila tidak disertai dengan ketaatannya kepada Allah dan RasulNya, Hal ini terjadi karena banyak orang menganggap harta dan kedudukan adalah miliknya, bukan pinjaman sementara. Akibatnya, akan tertekan jiwa dan putus asa ketika kehilangan harta dan kedudukan.

Tiada ulasan: