10 Disember 2008

Pengerusi BBC dan ADUN Jalong serah lembu korban.

KUALA KANGSAR, 7 Dis :-Penduduk Kampung Baru Tasik Perkasa yang rata-ratanya berkerja dalam bidang pertanian seperti penoreh getah, dan pekebun sawit dengan Ketua Kampung Pakatan Rakyat yang baru, Dahari Mat Doran menerima kunjungan tetamu Istimewa iaitu Pengerusi BBC, Drs. Khalil Idham Lim dan ADUN Jalong YB.Leong Mee Meng hari ini.

Kunjungan tersebut adalah dalam rangka menyerah wang sumbangan untuk membeli seekor lembu bagi ibadah korban pada tahun ini. Kehadiran rombongan disambut oleh ketua kampung bersama dengan beberapa JKKK setempat.


Drs. Khalil dan YB. Leong menyerahkan sumbangan.


Sebelum diadakan majlis penyerahan, Drs. Khalil bertanyakan masalah yang timbul dalam pentadbiran JKKK tersebut. Antara perkara yang timbulkan ialah masalah pengisian 65 lot kampung tersusun tersebut yang masih kosong..

Ketua kampung juga melaporkan mengenai keadaan dewan yang telah diambil kelengkapannya oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.Antara yang hilang adalah langsir, kerusi, meja, almari, komputer dan pingang mangkuk.


Ketua kampung juga berharap supaya pihak Kerajaan memerhatikan hasrat JKKK untuk mendapatkan sebuah dewan sebaguna ditapak tanah kosong yang terdapat dikampung tersebut.

JKKK juga menyerahkan surat kepada Drs. Khalil untuk disampaikan kepada pihak YAB Menteri Besar.

09 Disember 2008

Khutbah Aidil Adha ADUN Titi Serong.

TITI SERONG, 8 Dis :- ADUN Titi Serong meneruskan pendekatan mesra mesjid dan surau apa bila turun ke kampung dalam kawasan DUN Titi Serong untuk menyampaikan khutbah Hari Raya Aidil Adha pada tahun ini.

Sekali ini beliau Berkhutbah di Mesjid Tebuk Jawa yang letaknya tidak berapa jauh dari Bandar Parit Buntar.

Menurut sumber dari Pejabat ADUN yang dihubungi sebelum ini. ADUN Titi Serong melalui Ketua Kampung setempat telah menghantar surat rasmi kepada pihak masjid memohon untuk berkhutbah.

Berikut adalah intipati dari khutbah beliau :

Alhamdulillah, kita bersyukur kepada Allah subhanahu wata’la pada pagi hari ini kita dikaruniai Allah subhanahu wata’ala kesempatan untuk menyambut hari raya idul Adha, setelah kaum mujslimin sedunia melakukan wukuf di Padang Arafah dan setelah umat Islam melaksanakan puasa sunat mulai 1 sampai 9 Dzulhijjah, khususnya 8 dan 9 yaitu hari tarwiyah dan Arafah.

Walaupun dalam keadaan bagaimana, setiap ia datang kita sambut Aidil Adha ini denga rasa syukur. Kita sambut dengan menyerukan satu jalinan kalimat-kalimat suci dan mengumandangkan rajutan benang-benang tauhid.

 kalimat takbir (الله أكبر), mengagungkan Allah Yang Maha Besar.
 Kalimat tauhid (لا إله إلا الله), mengesakan Allah sebagai satu-satunya Tuhan yang berhak disembah.
 Kalimat tahmid (الحمد), mensyukuri nikmat Allah Yang Maha Pengasih dan pemurah.

Allah Akbar…3x Allahu Akbar walillahil Hamd.
Manusia yang bemacam-macam rupa, warna, bahasa, bangsa dan agama mempunyai satu kesatuan dan kesamaan , iaitu kesamaan tujuan dalam hidup. Mereka yang bermacam-macam pekerjaan dan tingkat pendidikan itu, ternyata yang mereka cari hanya satu iaitu ketentraman, kedamaian, dan kebahagiaan.

Ketahuilah, bahwa manusia tidak akan mencapai kebahagiaan yang hakiki di dunia dan akhirat kecuali hanya melalui satu jalan, iaitu Islam. Baginda Rasul shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
Sungguh beruntung orang-orang yang berserah diri (masuk Islam), diberi rezki yang cukup, dan diberikan perasaan puas oleh Allah (qanaah) atas apa yang telah Dia berikan kepadanya.”(HR. Ahmad dan Muslim).


Bersalaman dengan jemaah sesudah selesai khutbah.



Jalan satu-satunya untuk meraih kebahagiaan hakiki menurut petunjuk Allah dan Rasul-Nya adalah melalui jalan Islam. Ibaratnya, bumi ini kita ibaratkan sebagai agama Islam, tanahnya bagaikan hati manusia, dan benih tanamannya bagaikan benih iman, sedangkan bajanya bagaikan siraman rohani dan kajian terhadap Islam. Kalau kita bercocok tanam maka janganlah bercocok tanam di ruang angkasa atau di planet lain, tetapi tanamlah di planet bumi. Kemudian , kalau bercocok tanam di bumi, maka pilihlah tanah yang subur, bukan tanah yang tandus. Kalau kurang subur maka suburkanlah dengan baja yang sesuai.

Kalau benih iman sudah bertunas, maka rawat dan pupuklah agar ia tumbuh normal, pohonnya segar dan buahnya besar.

Sejauh mana kita mampu memewnyelaraskan keempat unsur tadi, maka sejauh itu pula kita akan mendapatkan buah kebahagiaan, dan kita akan menjadi manusia yang sejati, dan masyarakat yang diberkati.

Allahu Akbar… 3x Allahu Akbar walillahil Hamd
Sesungguhnyalah kebahagiaan itu tidak diperolehi dengan melayan hawa nafsu, memuaskan sahwat dan mengumpul harta. Akan tetapi kebagiaan itu diperoleh dengan himmah (gairah hidup), pola pemikiran dan pola kehidupan yang Islami.

Orang yang bodoh terhadap agama serta rapuh imannya, selamanya tidak akan mendapatkan kebahagiaan hakiki. walaupun semakin kaya, ia semakin bertambah sengsara dan menderita.

Allah subhanahu wata’ala menegaskan bahwa kebahagiaan sejati itu hanya diperoleh melalui iman dan taqwa –dalam firman-Nya yang artinya:

“Barangsiapa yang mengerjakan amal shalih, baik laki-laki maupun perempuan, dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik, dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yan lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.”(QS. an-Nahl: 97)

Dan Allah subhanahu wata’ala berfirman yang artinya,

”Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangka.” (QS. ath-Thalaq: 2-3)

Allahu Akbar…3x
Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah.
Dalam usaha mencapai kebahagiaan sejati Islam mengajarkan kepada kita beberapa perkara, iaitu:

Pertama: carilah kehidupan akirat, tetapi jangan lupa kehidupan duniamu.
Jadi, sekiranya ada yang beranggapan carilah kehidupan duniamu tetapi jangan melupakan akhirat. Itu terbalik dan keliru. Allah subhanahu wata’ala berfirman, artinya,

”Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepada (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagiamu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.” (QS. al-Qashash: 77).

Maksud dari ayat tersebut ialah:

 gunakanlah nikmat badan, akal dan harta yang telah dianugerahkan Allah kepada kita untuk mencari ridha Allah, taat kepada-Nya dalam bentuk ibadah serta mengikuti hukum-hukum-Nya. “Tetapi sisakanlah, jangan lupa “sisakan” untuk sekedar kehidupan duniamu, dari makanan, minuman, pakaian, tempat tinggal dan keluargamu.

 Berbuat Baiklah kepada sesama muslim dan kepada sesama makhluk Allah, sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu.

 Janganlah kita gunakan berbagai nikmat Allah yang telah dianugerahkan kepada kita untuk berbuat kerusakan dan kamaksiatan di muka bumi Allah ini.

 Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan dan maksiat.

Allahu Akbar…3x Allahu Akbar walillahil Hamd
Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah

Kedua: Untuk mendapatkan Akhirat kita harus berani mengorbankan dunia.
Bukan sebaliknya: untuk mendapatkan dunia kita harus mengorbankan Akhirat, atau dengan melanggar syari’at Islam.Pandangan Ini juga keliru dan boleh menyesatkan manusia.
Ingatlah kisah Nabi Ibrahim ‘alaihissalam ketika diperintah Allah untuk menyembelih puteranya Isma’il ‘alaihissalam.

Melalui kisah ini timbul beberapa persoalan untuk kita renungkan :-

 Adakah sesuatu yang paling dicintai manusia selain dari darah dagingnya sendiri?!
 Adakah anak yang paling dicintai selain anak satu-satunya yang ia miliki?!
 Adakah anak tunggal yang paling dicintai selain anak yang sudah lama dinanti-nanti kehadirannya serta diidam-idamkan, dan lahir ketika orang tua sudah lanjut usia.
 Tidak ada. Semua itu hanya ada pada diri Nabi Isma’il dan Nabi Ibrahim ‘alaihimassalam.

Namun demikian:

 Adakah itu semua lebih berharga dari pada ridha Allah?!
 Adakah kebahagiaan duniawi tersebut lebih berharga dari kebahagiaan ukhrawi?!
 Adakah itu semua membuat Nabi Ibrahim ‘alaihissalam bimbang dan menolak perintah Allah?!

Ternyata tidak. Demi mendapatkan ridha Allah beliau rela mengorbankan ridha Allah. anak satu-satunya yang lebih berharga dari nyawanya sendiri. Bahkan tidak hanyaitu, beliau sendiri yang akan mengenggam pedang dan menyembelihnya. Subhanallah… seandainya bukan karena iman yang benar dan kokoh, tentu Nabi Ibrahim tidak akan sanggup berbuat demikian.

Allahu Akbar… 3x Allahu Akbar walillahil Hamd
Di manakah diri kita dari kisah Nabi Ibrahim ‘alaihissalam ini?! Relakah kita, atau pernahkah kita mengorbankan harta, raga atau jiwa untuk membela agama Allah dan untuk mencari ridha Allah?! Ataukah sebaliknya, guna mendapatkan sejumlah uang kita rela melupakan Allah, rela meninggalkan ibadah, rela meninggalkan halal-haram, atau bahkan kita rela menjual agama kita dengan harga murah? Na’udzubillah…

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah
ketiga: kita harus bersabar dalam beribadah, atau dalam menjalankan syari’at Islam.
Ingatlah ketika sang bapak yang dengan belas kasihnya menawarkan: “Wahai anakku, sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu, bagaimanakah pendapatmu?” Maka si anak yang shalih itu, yang berbakti kepada Allah dan orang tuanya dengan waras, sabar dan tawakkal menjawab: “Wahai ayah, kalau itu memang perintah Allah, maka lakukanlah, dan wajib engkau lakukan, insya Allah saya akan bersabar…” (lihat QS. ash-Shafaat: 102)

Subhanallah…bapa dan anak sama-sama hebat; tunduk dan patuh kepada Allah subhanahu wata’ala dengan sabar…!

Allahu Akbar…3x Allahu Akbar walillahil Hamd
Ya Allah… sesungguhnya kita ini termasuk orang-orang yang zhalim… jangankan diancam untuk dikurangi gaji saja kita sudah rela meninggalkan shalat. Diancam dengan sedikit ugutan saja kita rela khianat kepada Allah. kita ini benar-benar zhalim…jangankan diancam, tidak ada ancaman dari siapapun kita rela meninggalkan shalat, dan muslimah rela untuk melepas jilbab. Hanya demi pekerjaan, demi jawatan, dan demi kekayaan yang bersifat sementara itu kita rela meletakkan syari’at ke tepi, kita rela hidup seperti hewan yang lepas dari kandang tanpa gembalanya. Ancaman Allah tidak pernah kita hiraukan, justru kita remehkan. Berbagai musibah sudah sering kita rasakan, kejadian tanah runtuh semakin menjadi-jadi, kemalangan maut hamper setiap jam berlaku,tetapi hati ini sudah terlanjur bebal sehingga tidak boleh mengambil iktibar dan pelajaran. Kita berjalan berlenggang-lenggang kangkung, seolah tanpa dosa yang pernah dilakukan.

Allahu Akbar…3x Allahu Akbar walillahil Hamd
Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah
Sekali lagi, marilah kita renungkan kisah Nabi Ibrahim ‘alaihissalam beserta anaknya, Ismail ‘alaihissalam ini. Mari kita tanamkan dalam lubuk hati yang paling dalam. Ingatlah, siapa diri kita ini sebenarnya. Hanyalah seorang manusia yang hina, penuh dosa dan noda, tidak memiliki apa-apa, dan pasti akan mati, kembali kepada Sang pencipta untuk diperiksa dan dihisab amal perbuatan amal perbuatan kita.

Demi Allah, semua manusia pasti rugi, semua sengsara dan menderita.kecuali orang yang beriman dan taat melakukan ibadah yang ditutut Allah. Dengan susah payah siang dan malam ramai yang berusaha mencari kebahagiaan, tetapi tidak pernah mendapatkannya. Kecuali orang-orang yang beriman dan beramal shalih… (QS. al-Ashr: 1-3) Teks asal : As sofwah

PAS Parit Buntar korban lima ekor lembu

PARIT BUNTAR, 8 Dis. : Hari ini, 10 Zulhijjah 1429 H, kita umat Islam di Malaysia merayakan Aidul Adha dengan ibadat korban menjadi fokus utama sesuai dengan anjuran agama.

Pagi tadi, umat Islam bersolat Aidul Adha dan seperti biasa umat Islam diingatkan semula dengan peristiwa korban Nabi Ibrahim dan puteranya Nabi Ismail. Peristiwa korban yang terbesar dalam sejarah kehidupan manusia kerana melaksanakan perintah Allah.

Drs. Khalil membantu kerja melapah.

PAS Parit Buntar tidak ketinggalan meneruskan aktiviti tahunan mengadakan program Ibadah Korban. Sebanyak lima ekor lembu telah dikorbankan pada jam 2.00 petang hari ini di Pusat Tarbiyyah PAS Parit Buntar, Titi Serong.

PAS Parit Buntar tidak ketinggalan meneruskan aktiviti tahunan mengadakan program Ibadah Korban. Sebanyak lima ekor lembu telah dikorbankan pada jam 2.00 petang hari ini di Pusat Tarbiyyah PAS Parit Buntar, Titi Serong.

Beliau mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah membantu menguruskan ibadah korban Pas Kawasan pada tahun ini. Urusan pengagihan daging korban juga berjalan lancar, di mana wakil PAS Cawangan datang mengambil daging korban untuk diserahkan kepada fakir miskin di Cawangan masing-masing.

Turut hadir ke majlis ibadah korban ini ialah ADUN Titi Serong Drs. Khalil Idham Lim dan pimpinan PAS Kawasan. ADUN TIti Serong turut melaksanakan ibadah korban melalui PAS Kawasan pada tahun ini.

ADUN Titi Serong menyaksikan upucara penyembelihan.

Sementara itu, program ibadah korban ini juga dilaksanakan oleh ahli-ahli PAS Cawangan di Markas, Surau dan Masjid tempat masing-masing. PAS Parit Buntar sangat mengalu-alukan ibadah korban yang dilakukan di Cawangan masing-masing.

http://paritbuntar.pas.org.my

Pengorbanan

“Maka celakalah bagi orang-orang yang sembahyang, (iaitu) orang yang lalai dari sembahyangnya, orang-orang yang berbuat riya‘, dan enggan (menolong dengan) barang berguna” (QS. Al-Ma‘un: 4-7).

Korban dan pengorbanan memang bagaikan zat dengan sifat yang melekat pada proses suatu pekerjaan, meskipun tidak semua orang yang berkorban mampu menyatukannya. Contohnya tidak diterimanya korban anak Nabi Adam yang bernama Qabil, juga bukan karena ia tidak mengeluarkan korbannya tetapi kerana tidak memiliki ciri-ciri pengorbanan, yang merupakan sifat dari prosesnya pelaksanaan korbannya.

Pengorbanan penting memiliki ciri keikhlasan dan kerelaan dalam melepaskan sesuatu yang dimiliki. Tentunya, bukan hanya harta benda yang dimiliki seseorang, tetapi juga kesempatan, kekuasaan, dan lain-lain. Dengan demikian, mengorbankan waktu sendiri untuk kepentingan orang lain juga perlu keikhlasan. Tidak terkecuali juga bagi seseorang yang telah menunaikan ibadah Haji untuk sekian kalinya, yang dengan ikhlas atau lapang dada memberikan kesempatan bagi orang yang belum sempat melakukan ibadah Haji walaupun sekali.

Pengorbanan kesempatan yang penuh dengan keikhlasan seperti itu kiranya mendapat pahala yang tidak sedikit dari Allah. Tidak tertutup kemungkinan, itulah pahala penambah berat timbangan kebaikan kita di mizan Allah Yang Maha Adil di akhirat kelak. Apalagi pahala-pahala yang lain mungkin telah rosak binasa oleh kesombongan atau riya‘ (menampak-nampakkan untuk mengharap pujian) yang bersemayam di hati sewaktu berhaji. Sifat-sifat ini tidak boleh melekat pada ibadah, termasuk juga ibadah haji.

Malang sekali sekiranya segala ibadah yang dilakukan seorang hamba pada zahirnya Smpurna, namun pada batinnya tersemat sifat mazmumah yang menghapuskan segala pahala yang diharapkan. Terlebih malang mengundang dosa yang tidak terperinya.

08 Disember 2008

Selamat Hari Raya

Saya sekeluarga mengucapkan Selamat Hari Raya Aidil Adha kepada semua pengunjung Blog Cina Islam. Semuga semangat pengorbanan Nabi Ibrahim a.s dan keluarganya menjadi perangsang kepada langkah kehidupan kita seterusnya.

Saya mengucapkan terima kasih tidak terhingga dengan pengunjung tetap blog ini dan segala kekurangan dan kealpaan sepanjang mengendalikan blog ini, mohon maaf zahir dan batin.

Cina Islam rasmi debat Melayu.

PARIT BUNTAR, 6 Dis :- Debat Perdana secara tertutup yang diadakan di Parit Buntar anjuran Pejabat Agama Daerah Parit Buntar dan Persatuan Pegawai Ugama Perak telah berjalan dengan lancar dengan dihadiri oleh hampir 2000 orang penduduk sekitar dan 3 buah bas penyokong dari Panel Debat Ahli Parlimen Pasir Salak, Dato' Tajuddin Aabdul Rahman. Panel lain ialah Ahli Parlimen Parit Buntar, Dr. Mujahid Yusof dan Naib Presiden Teras, Hafiz Mustafa Lubis.

Debat dengan tajuk "Melayu , Kemana hala tuju" tersebut telah dirasmikan oleh Pengerusi Kelab Penyokong Kerajaan Perak, Drs. Khalil Idham Lim yang mewakili YAB Menteri Besar Perak yang berhalangan untuk hadir.
Beberapa orang yang hadir mengatakan Peresmi yang merasmikan program sangat sesuai kerana berketurunan cina sedang tajuk yang diperdebatkan adalah isu Melayu.
Berikut adalah ucapan perasmian Drs. Khalil Idham Lim:-

Kita bersyukur ke Hadrat Allah SWT kerana dengan limpah kurniaNya memberikan kekuatan kepada kita untuk berada di dalam majlis yang amat besar maknanya pada malam ini. Saya ingin merakamkan ucapan terima kasih kepada penganjur iaitu Pejabat Agama Daerah Parit Buntar dan Persatuan Pegawai-Pegawai Ugama Negeri Perak yang sudi memberi ruang waktu untuk saya berucap sepatah dua seterusnya merasmikan program ini pada malam ini.

Juga terima kasih juga diucapkan kepada semua pihak terutamanya Pejabat Daerah dan Majlis Daerah Kerian serta semua agensi yang terlibat membantu dalam memastikan kejayaan program ini.

Sekalung tahniah kepada semua Ahli Panel yang sudi menyahut jemputan dari pengajur dalam program yang julung-julung kali diadakan di Perak dan Parit Buntar ini

Allah swt menyatakan dalam Al-Quran :

ادْعُ إِلَى سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيلِهِ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ
Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan nasihat yang baik dan berdebatlah dengan mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.

Inilah 3 kaedah dakwah yang diajarkan sendiri oleh Allah swt agar Umat Islam sentiasa menggunakannya dari masa ke semasa. Sebahagian manusia memerlukan nasihat yang baik untuk mengingatkan mereka mengenai kesilapan yang mereka lakukan. Sebahagian yang lain memerlukan kaedah yang berbagai samada lembut atau keras berasaskan hikmah dan kebijaksanaan. Namun ada insan-insan yang mempunyai keistimewaan dengan di anugerahkan akal pemikiran yang tajam serta lidah yang fasih untuk berbahas. Namun perbahasan yang dilakukan hendaklah dengan cara yang baik dan beradab sopan.

Hujjatul Islam Imam Al-Ghazali dalam Kitabnya Ayyuhal Walad, menasihatkan :

Seboleh-bolehnya tinggalkanlah perdebatan kerana ianya boleh membawa kepada riya’, hasad, takabbur, ujub dan sebagainya. Namun jika kamu terjerumus ke kancah perdebatan maka hendaklah ikhlaskan niat di hati bagi menzohirkan kebenaran. Niat yang ikhlas ini boleh dikesan melalui 2 tanda iaitu pertamanya ; kamu tidak membezakan samada kebenaran itu nanti akan tersingkap melalui lidah kamu ataupun lidah lawan debatmu. Keduanya; Kamu lebih menyukai jika debat itu diadakan dalam tempat yang tertutup tanpa dilihat oleh orang yang begitu ramai.

Tunku Abdul Rahman Putra Al-Haj pernah melafazkan kata-kata :

...negara ini ialah sebuah negara Melayu, tetapi terpulanglah kepada orang Melayu sendiri memainkan peranan yang cergas untuk merebut peluang pada masa hadapan. Sambil itu mereka mestilah sentiasa ingat bahawa Perlembagaanlah yang dapat menjamin keselamatan dan kemajuan kita semua."

Walaupun ungkapan ini tidak bermaksud menafikan hak kaum lain sebagai rakyat di Negara ini, namun ianya memberikan gambaran betapa besarnya peranan orang Melayu dalam Negara yang dulunya disebut sebagai Tanah Melayu. Jaminan keselamatan dan kemajuan Negara seluruhnya sentiasa dijamin oleh Perlembagaan Persekutuan. Namun kehebatan dan kegagahan sesuatu kaum itu, amat bergantung kepada bagaimana cergasnya mereka dalam merebut peluang yang ada dari masa ke semasa.

Artikel 153 Perlembagaan Persekutuan memberikan tanggungjawab kepada Yang di-Pertuan Agong menjaga hak keistimewaan orang Melayu dan peribumi Malaysia, secara kumpulannya dirujuk sebagai Bumiputra. Artikel memperuntukkan bagaimana kerajaan pusat harus melindungi kepentingan kumpulan-kumpulan ini dengan mendirikan kuota kemasukan ke dalam perkhidmatan awam, biasiswa dan pendidikan awam. Ia juga biasanya dianggap sebagai sebahagian daripada sosial kontrak, dan biasanya dikatakan sebagai pertahanan legal bagi ketuanan Melayu.

Walaupun dari sudut perundangan, kedudukan orang Melayu tidak boleh dipertikaikan, namun masa depan orang Melayu sebenarnya lebih banyak bergantung kepada daya tahan mereka dalam persaingan semasa. Sikap permusuhan dan pertelagahan sesama bangsa tidak akan membantu usaha meninggikan martabat orang Melayu. Usaha menyatupadukan bangsa Melayu hendaklah diteruskan dari masa ke semasa bagi mencari titik temu melalui persamaan yang ada dalam masa yang sama mengurangkan perbezaan sedia ada.

Perlembagaan Malaysia telah memberikan takrif yang jelas terhadap makna Orang Melayu. Perkara 160 (2) Perlembagaan Persekutuan telah menakrifkan orang Melayu sebagai;

1. Seseorang yang menganuti agama Islam
2. Lazimnya bercakap Bahasa Melayu
3. Menurut adat istiadat Melayu
4. Lahir sebelum Hari Merdeka sama ada di Persekutuan atau di Singapura atau ibu dan bapanya telah lahir di Persekutuan atau di Singapura, atau pada hari Merdeka itu, ia adalah berdomisil di Persekutuan atau di Singapura; atau
5. ia adalah berketurunan seseorang yang tersebut.

Tidak ada jaminan dari Allah untuk menjamin mana-mana bangsa untuk kekal selama-lamanya. Sejarah dunia memperlihatkan Kaum Ad, Kaum Tsamud dan sebagainya yang jauh lebih gagah dan hebat daripada bangsa-bangsa yang ada hari ini, telah lenyap dari peta dunia seluruhnya. Kita hanya ada Al-Quran dan ajarannya yang dijamin kekal oleh Allah. Maka akan pasti kekallah mereka yang berpegang teguh dengannya. Firman Allah dalam Surah Al-Hijr ayat 9 :

إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ

Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Qur'an, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.

Jika Melayu berpegang teguh dengan ajaran Al-Quran, maka yakinlah Allah akan mengekalkan ketuanan Melayu sebagaimana kekalnya Al-Quran dan ajarannya.

Semuga debat yang diadakan ini menjadi medan untuk mencari titik temu dan suatu kesinambungan untuk menyelamat suatu bangsa yang kita kasihi ini.

07 Disember 2008

Ir. Nizar tazkirah sesudah Jumaat di Parit Buntar.

PARIT BUNTAR , 5 Dis :- Allah mengajar penganutnya bagaimana untuk kembali kepada-Nya khususnya dalam rukun Islam ke-5, Ungkapan Talbiyah semasa mengerjakan Haji mendidik menjadi muslim terbaik.Demikian antara ucapan YAB Menteri Besar Perak, Ir. Muhamaad Nizar Jamaluddin semasa menyampai Tazkirah sesudah sembahyang Jumaat bersama warga Parit Puntar di Masjid Daerah di sini.

Sedang menyampaikan tazkirah selepas solat Jumaat.

Hadir sama bersembahyang Jumaat bersama beliau ialah ADUN Titi Serong, Drs. Khalil Idham Lim, ADUN Kuala Kurau, Abdul Yunus Jamhari dan Pegawai Daerah Kerian , En. Ismail Hassan.

Hadirin berkerumun untuk bersalam dengan Menteri Besar Perak.

"Marilah kita ajak semua orang bawahan kita untuk mengerjakan sembahyang" katanya.

Beliau juga merakamkan terima kasih jika ada jabatan, ketua-ketua kampung yang mengajak rakyatnya untuk mendirikan solat. Makan dirumah ADUN Titi Serong.

Menteri Besar dianugerah Tali Pinggang Hitam Teakwon-do

IPOH, 5 Dis :- YAB. Menteri Besar Perak dengan rasminya bergelar "Master" apabila Persatuan Teakwon-do Antarabangsa Negeri Perak menganugerahkan Tali Pinggang Hitam Kehormat. Majlis tersebut diadakan di Ruang Mesyuarat Pejabat Menteri Besar Perak disini.Semasa menyampaikan ucapan ringkas dalam majlis tersebut YAB Menteri Besar menyatakan penghargaan dengan anugerah tersebut dan sekaligus pengiktirafan kepada Kerajaan Negeri Perak Pakatan Rakyat.


Bergambar bersama ahli persatuan.

Hadir sama dalam majlis tersebut ialah Exco Kebudayaan Belia dan Sukan Kerajaan Perak, Seah Leong Peng dan Pengerusi kelab Penyokong Kerajaan Perak, Drs. Khalil Idham Lim, serta wakil persatuan tersebut.

Menerima Persalinan baju dan tali pinggang hitam.


Menerima Kad Keahlian Kehormat.

Menerima Sijil Anugerah Master.

06 Disember 2008

MB SOLAT JUMAAT DI MASJID DAERAH PARIT BUNTAR

YAB Menteri Besar Perak, Ir. Muhammad Nizar Jamaluddin solat Jumaat berjemaah di Masjid Daerah Parit Buntar. MB di dalam perjalanan pulang dari Pulau Pinang dari satu program seminar di Pulau Pinang.
Berita menyusul kemudian.....

Bayar RM1 untuk tambang tren KL- Ipoh

IPOH, 2 Dis. : Sebanyak 400 tiket istimewa RM1 ditawarkan kepada penumpang terawal dua tren pertama dan terakhir perkhidmatan kereta api shuttle (perantara) Ipoh-Kuala Lumpur yang memulakan operasinya semalam.

Bagaimanapun, kadar istimewa tiket satu hala yang ditawarkan hingga 31 Disember itu terhad kepada pembelian pada hari perjalanan dan tidak melibatkan tempahan awal.

Menurut Pengurus Pemasaran, Perkhidmatan Antara Bandar, Keretapi Tanah Melayu Berhad (KTMB), Mohd. Noordin Kimi, buat permulaan KTMB menyediakan lima perjalanan sehari melibatkan dua destinasi itu yang masing-masing memulakan perkhidmatannya seawal 5 pagi.
“Tren pertama akan berlepas dari kedua-dua stesen iaitu KL Sentral dan Ipoh tepat 5 pagi manakala yang terakhir pula pada 9 malam dan 9.45 malam.

Setiap perjalanan memakan masa dua jam 56 minit namun berdasarkan prestasi semasa, kita mampu tiba lebih cepat,” katanya.
Beliau berkata demikian ketika ditemui semasa mengiringi kumpulan pertama penumpang perkhidmatan tren tersebut dari Kuala Lumpur di Stesen KTMB Ipoh di sini semalam.
Kadar tambang biasa perkhidmatan ialah RM10 bagi koc ekonomi, manakala RM18 untuk tren kelas dua.
Kanak-kanak berusia empat hingga 12 tahun diberi diskaun 50 peratus namun tiada kadar istimewa bagi warga emas.Kosmo Online.

05 Disember 2008

Pinjaman Tanpa Faedah untuk pelajar anak Perak

Ipoh, 3 Dis : Majlis Penyampaian Cek Pinjaman Pelajaran Pengajian Tinggi kepada pelajar-pelajar anak negeri Perak Darul Ridzuan bagi sessi 2008/2009 telah berlangsung pagi ini di Dewan Banquet, Bangunan Perak Darul Ridzuan.

Cek pinjaman tersebut telah disampaikan oleh YAB Menteri Besar Perak, Dato Seri Mohammad Nizar Jamaludin.

Pinjaman tersebut sangat bermakna kepada para pelajar dan mereka sangat gembira dan berterima kasih kepada kerajaan Pakatan Rakyat , Perak Darul Ridzuan diatas pinjaman yang tidak dikenakan apa-apa faedah.

Ahmad Lutfi, pelajar jurusan Engineering di UIA dan berasal dari Kemunting Taiping menyatakan rasa gembiranya kerana tidak dikenakan sebarang faedah apabila membayar balik pinjaman tersebut.

Bagi pelajar bidang Bio Perubatan di Management & Science University (MSU) , Norhawani Binti Haji Ahmad , pinjaman tersebut amat melegakan keluarganya dan berkata bahawa kerajaan yang ada ini amat perihatin terhadap keperluan rakyat dan terbukti ianya sebuah kerajaan yang melaksanakan kebajikan untuk rakyat kerana sanggup memberikan pinjaman tanpa mengenakan sebarang bayaran faedah.


Majlis Penyerahan Cek Pinjaman-satu langkah yang amat bernas

“Saya harap rakyat Perak akan terus memberikan sokongan kepada kerajaan Pakatan Rakyat ini,” katanya.

YB Su Keong Siong, Pengerusi Jawatankuasa Pengajian Tinggi, Sain, Teknologi dan Komunikasi menjelaskan bahawa 200 pelajar Melayu dan 31 pelajar bukan-Melayu telah mendapat pinjaman tanpa faedah itu dan kerajaan Pakatan Rakyat negeri Perak berhasrat untuk menambah lagi bilangan penerima pinjaman tersebut dimasa akan datang sekiranya ada cukup dana untuk berbuat demikian.

“Semua permohonan diproses melalui satu jawatan kuasa penapis sebelum keputusan dibuat oleh pihak Lembaga Amanah,” jelasnya lagi.

Beliau berharap agar para pelajar akan membayar kembali pinjaman tersebut apabila mereka bekerja nanti supaya pelajar-pelajar lain akan dapat menikmatinya sama kelak.
Al-Husseyn

Drs. Khalil : Tunaikan amanah

LARUT, 2 Dis :- Ketua Kampung mestilah melaksanakan tugas yang dipegangnya kerana ia adalah amanah dari Allah dan dari Kerajaan Negeri yang diperkenankan oleh DYMM Sultan Perak, demikian antara ucapan ADUN Titi Serong, Khalil Idham Lim dalam majlis taklimat isu-isu semasa di Markaz PAS Kampung Perak di sini.

Beliau juga menegaskan manusia pasti mempunyai kelemahan masing-masing, kita bukannya malaikat. Oleh itu sarannya janganlah kita suka mencari kelemahan orang lain dalam menempuh kehidupan seharian sebaliknya cari dan lihatlah kebaikan orang lain .
"Inilah prinsip hidup saya, mudah-mudahan kehidupan kita diberkati kerana mencari keburukan orang lain biasanya kita terlibat dengan mengumpat dan Allah sudah sediakan satu neraka untuk golongan ini seperti dalam surah Al-Humazah" jelasnya.

Hadirin dan hadirat memenuhi markas Kg. Perak.

Ceramah penerangan itu dihadiri oleh 3 orang Ketua kampung setempat dan penyokong Pakatan Rakyat bagi mendengar penjelasan isu semasa.

Drs. Khalil pada kesempatan itu juga telah menjelaskan dasar-dasar kerajaan Negeri Perak Pakatan Rakyat .

04 Disember 2008

Nik Aziz : beri peluang kepada bukan Islam jadi ahli PAS.

KOTA BHARU, 3 Dis :- Mursyidul Am Pas, Datuk Nik Abdul Aziz Nik Mat sekali lagi melontarkan cadangan membuka keanggotaan parti itu kepada bukan Islam .

Katanya, Pas perlu memberi peluang kepada masyarakat bukan Islam yang mulai menerima baik parti itu sehingga ada yang telah menubuhkan Kelab Penyokong Pas serta turut berkempen untuk calon parti itu pada pilihan raya umum lalu.

“Bukan Islam pun dah mula undi Pas, kenapa kita tak boleh beri peluang kepada mereka. Politik ini untuk semua,” katanya kepada pemberita selepas mempengerusikan mesyuarat exco kerajaan negeri di sini, hari ini.

Pada muktamar Pas lalu, Abdul Hadi berkata penerimaan golongan bukan Islam untuk menyertai Pas mungkin mengambil masa yang lama kerana ia melibatkan perlembagaan parti yang antaranya menetapkan syarat keanggotaan seperti beragama Islam, berakal dan akil baligh.

Mengenai pilihan raya kecil bagi kerusi Parlimen Kuala Terengganu nanti, Nik Aziz berharap Naib Presiden Pas, Mohamad Sabu, dipilih semula menjadi calon parti itu.

“Saya nak benar dia. Dulu dia bertanding pilihan raya umum di situ, tak ada sebab kita tak boleh letak dia. Di Parlimen ni kita nak orang macam Mat Sabu kerana dia lantang,” katanya.

WALTER RHODES GLOBAL SSO CENTRE @ PERAK

The State of Perak led a delegation to Xiangcheng, China as a follow up to the Walter-Rhodes Global Shared Services Outsourcing (WRGSSO) Centre @ Perak's expansion initiative in October 21 – 24, 2008.

Headed by Y.B. Thomas Su Keong Siong, the Perak State EXCO member for Higher Education, Science, Technology and Communications, the delegation included Y.B. Drs. Khalil Idham Lim Bin Abdullah, Member of the Perak State Legislative Assembly of Titi Serong; Dato’ Yaacob Nordin, Chief Executive Officer of KPerak INC Corporation, Ho Hsieh Hsiung, Head of IT and SSO Development of KPerak INC Corporation together with representatives from Walter-Rhodes Sdn Bhd – Dr Darren Ng, Managing Director and Andrew Ser, Executive Director. Joining them in this delegation also includes representatives from some of the technological tenants of the Global SSO Centre in Perak.


Walter-Rhodes Sdn Bhd, a leading ICT and technology management and consulting company will be setting up a Global SSO Centre @ Perak which is scheduled to be fully ready for operations by January 2009.


The centre, through strategic partnering with established solution companies, envisions itself to be the leading SSO service provider, supporting both local and global markets, by providing software solutions which are not only affordable but also complete, and is able to support the various business aspects required for productivity enhancement.



The software will work on a shared services basis, which does not require companies to commit themselves to high capital expenditure in infrastructure and software, bringing down their operating expenses.

This may come as good news to companies, especially SMIs and SMEs who still require assistance of technology for their business productivity and enhancement, but are facing difficulties during the current economic slowdown.

Walter-Rhodes BPO Solutions Sdn Bhd has signed a Memorandum of Agreement with the local government of Xiangcheng on the establishment on another Global SSO hub in Xiangcheng, as part of the expansion strategy of the WRGSSO Centre @ Perak, which will then operate as a gateway for Perak based SSO companies to expand and penetrate into the Chinese market.

A Memorandum of Understanding was also signed during the trip between the State Government of Perak with the Government of Xiangcheng to promote mutual understanding and a good working relationship between the two governments, developing communication and possible collaborations in the development of ICT and technology aspects, especially in SSO and related high technology industries.

Resulting from this, Xiangcheng pledges to provide assistance, especially in market access to Perak based companies (particularly SSO and related high technology industries) wishing to setup their base through the Global SSO Centre @ Xiangcheng.

To ensure success of the Global SSO Centre @ Xiangcheng, the local Chinese government will also ensure the availability of relevant local knowledge workers to support the said centre.

Perak State Government in return has pledged to promote and encourage more local software and service outsourcing companies to gain market access through both the Global SSO Centres.

An annual showcase of SSO technologies to be held in either Perak or Xiangcheng is also in the talks.

There will be annual visits between both governments to enable communications, cooperation and future discussions to take place regarding the common issues for ICT and Technological development.

With this relationship built between the two governments, we anticipate that there will be potential technology-based Chinese investors as well as companies establishing their base in Perak.

For more information about this programme, please contact ,

Mr Ho Hsieh Hsiung
+605.526.1881 #111
+6013.528.2882
hsiungho@kperak.com.my

03 Disember 2008

Kerajaan Somchai tumbang

Mahkamah Perlembagaan Thailand semalam membubarkan tiga parti utama pakatan kerajaan dan mengharamkan Perdana Menteri, Somchai Wongsawat, daripada terbabit dalam politik, sekali gus menjatuhkan kerajaan yang sejak Ogos lalu berdepan dengan bantahan penunjuk perasaan.

Berikutan keputusan mahkamah itu, kumpulan antikerajaan yang diketuai Pakatan Rakyat Untuk Demokrasi (PAD), memutuskan menamatkan tunjuk perasaan jalanan selama enam bulan, termasuk menawan pusat pentadbiran negara di Rumah Kerajaan dan menutup dua lapangan terbang utama Bangkok, hari ini.

Sehubungan itu, pihak berkuasa berkata Lapangan Terbang Antarabangsa Suvarnabhumi akan memulakan semula operasinya Jumaat ini dengan penerbangan ke Rom dan Sydney selepas ditutup sejak seminggu lalu apabila beribu penunjuk perasaan menduduki kemudahan itu dan Lapangan Terbang Don Muang, menyebabkan hampir 350,000 penumpang terkandas.


Somchai yang dilarang mahkamah daripada terbabit dalam politik selama lima tahun selepas partinya, Parti Kuasa Rakyat (PPP) bersama dua parti pakatannya, Machima Thipatai dan Chart Thai, dibubarkan atas kesalahan penipuan undi pada pilihan raya umum 2007, akur dengan keputusan itu.

“Tugas saya sudah selesai. Saya kini seorang rakyat biasa,” kata Somchai, 61, kepada wartawan di Chiang Mai.

Beratus penyokong kerajaan berhimpun di luar bangunan mahkamah di Bangkok yang dikawal polis antirusuhan ketika hakim mengumumkan keputusan pembubaran itu.

Ahli Parlimen pakatan enam parti yang memerintah berikrar untuk membentuk kerajaan baru tanpa Somchai pada 8 Disember ini - satu perkembangan yang mungkin mencetuskan semula bantahan PAD.

“Keputusan itu tidak memeranjatkan kami,” kata Jakrapob Penkair seorang pemimpin parti kerajaan.

“Ahli kami di Parlimen akan menubuhkan kerajaan baru kerana kami masih mempunyai majoriti,” katanya.

Sementara Perdana Menteri dan kerajaan baru dipilih Parlimen, Timbalan Perdana Menteri Pertama, Chavarat Charnvirakul akan menjalankan tugas sebagai Perdana Menteri Sementara, kata jurucakap kerajaan.

Somchai, seorang bekas peguam hanya menjadi Perdana Menteri selama tiga bulan selepas mengambil alih daripada Samak Sundaravej yang meletak jawatan 9 September lalu apabila Mahkamah Perlembagaan memutuskan beliau melanggar Perlembagaan dengan menjadi hos rancangan masakan di televisyen.

Samak sendiri menjadi Perdana Menteri selepas memenangi pilihan raya pada 2007 yang diadakan berikutan rampasan kuasa oleh tentera yang menggulingkan sekutunya, Thaksin Shinawatra pada 2006. - AFP/Reuters